Diteror via SMS Ikhwal Pelantikan Pejabat Pati yang Tertunda, Gubernur Ganjar: Astagfirullah
Tadi ada SMS masuk ke saya. Fitnahnya masyaallah. Dikatakan Ganjar malam ini nekat melantik para PNS karena sudah disuap Rp 3 miliar.
Penulis: m nur huda | Editor: abduh imanulhaq
Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda
TRIBUNJATENG.COM, PATI - Masalah tertundanya pelantikan 671 pejabat struktural Pemkab Pati sempat melebar.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku diteror melalui SMS dari sejumlah orang mengenai permasalahan tersebut.
Bahkan seorang di antaranya mengaku sebagai wartawan.
Mereka memaki dan menyalahkan dirinya.
Testimoni itu diungkapkan Ganjar dalam sambutan seusai pelantikan 671 pejabat struktural Pemkab Pati di pendopo kabupaten itu, Jumat (6/1/2017) malam.
Setelah tertunda, para pejabat tersebut akhirnya dilantik Budiyono.
"Tadi ada SMS masuk ke saya. Fitnahnya masya Allah. Dikatakan Ganjar malam ini nekat melantik para PNS karena sudah disuap Rp 3 miliar. Astagfirullah. Yang satu ngaku wartawan, memaki-maki, 'Kamu Belanda, kamu pengadu.' Kok, kayak begini," ungkap Ganjar.
Sebelum pelantikan itu, Ganjar menyatakan terlebih dulu bertemu Budiyono.
Plt Bupati Pati yang sebelumnya menjabat wakil bupati ini sudah menceritakan berbagai persoalan di Pati.
Baca: Plt Bupati Pati Budiyono Minta Maaf, Ini Penjelasannya Soal Pelantikan yang Tertunda
Budiyono bahkan bersumpah di hadapan Gubernur bahwa ia tak memiliki kepentingan apa pun menyangkut penundaan pelantikan ratusan pejabat Pemkab Pati tersebut.
"Maka saya hadir bersama Sekda (Jateng) dan yang lain, ingin menemani Bapak Ibu semua. Tolong ladeni rakyat," tandasnya.
Ia juga menegaskan akan mengawal Budiyono menuntaskan berbagai persoalan yang belum tuntas di Kemendagri.
"Saya juga minta kalau ada korupsi di sini, dibuka. Kalau publik ada yang tahu terjadi suap menyuap, laporkan. Kalau perlu KPK saya hadirkan," tegas dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ganjar-pranowo-gubernur-jawa-tengah_20170106_161926.jpg)