Bertemu Kadisperindag, Pedagang Ikan di Pasar Kobong Sampaikan Uneg-unegnya
Bertemu Kadisperindag, Pedagang Ikan di Pasar Kobong Sampaikan Uneg-unegnya di pasar relokasi Rejomulyo kota Semarang, Sabtu (7/1/2017)
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto meninjau kondisi perdagangan di pasar Rejomulyo (Pasar Kobong) Kota Semarang, Sabtu (7/1/2017). Kadisperindag bertemu dengan sejumlah pedagang pasar kobong di pasar relokasi Rejomulyo.
Dalam pertemuannya pedagang ikan basah meminta untuk tidak dipindahkan ke tempat relokasi. Hal ini dikarenakan tempat relokasi dianggap tidak memenuhi kriteria untuk ditempati pedagang ikan basah.
"Kalau ini dipaksakan kasihan penghasilan pedagang menjadi drop. Selanjutnya keamanan untuk pedagang kurang. Kemudian saluran air kurang memadai," ujar ketua PPJP pasar Rejomulyo, Suwanto.
Ia menuturkan hal yang dianggap pedagang paling krusial pada tempat relokasi adalah loading atau bongkar muat barang. "Pasar sini pasar terbesar di Jawa Tengah," tuturnya.
Suwanto mengatakan lebih setuju memindahkan terlebih dahulu pedagang ikan asin, pindang dan pedagang bumbu. Untuk penempatannya pedagang ikan asin dan pindang ditempatkan di lantai dasar.
"Saya usulkan pedagang lakukan perbaikan secara swadaya sekatnya sesuai spek yang diingikan. Sedangkan lantai dari pemerintah. Pedagang siap untuk memperbaiki sendiri kekurangan pasar tersebut," tuturnya.
Sedangkan untuk ikan basah, kata dia, jika tidak jadi dipindahkan maka pedagang siap untuk memperbaiki pasar yang saat ini ditempati.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kepala-dinas-perdagangan-kota-semarang-fajar-purwoto-meninjau-pasar-kobong_20170108_103306.jpg)