HASIL Pelacakan Sinyal dan Rekaman CCTV Terkait Hilangnya Dokter Isnaini

HASIL Pelacakan Sinyal dan Rekaman CCTV Terkait Hilangnya Dokter Nur Ruwaida Isnaini (29)sejak Rabu 4 Januari 2017

HASIL Pelacakan Sinyal dan Rekaman CCTV Terkait Hilangnya Dokter Isnaini
tribunjateng/media sosial
Nur Ruwaida Isnaini bersama temannya 

TRIBUNJATENG.COM, SLEMAN - Seorang dokter Residen Obsgyn (program spesialis) di Fakultas Kedokteran (FK) UGM dilaporkan menghilang misterius. Dokter wanita itu bernama Nur Ruwaida Isnaini (29), warga asal Taman Yasmin Sektor 2 Jalan Raflesia Bogor Jawa Barat.

Hingga saat ini, Sabtu (7/1), keberadaan dokter yang akrab dipanggil Aini tersebut belum juga ditemukan. Terakhir kali dokter muda itu diketahui meninggalkan kosnya di di Jalan Sendowo Blok D No 71 Sinduadi Mlati Sleman, Rabu (4/1) pagi. Hilangnya Aini itu telah dilaporkan pihak keluarga ke Polsek Mlati.

Ketua Departemen Obsgyn FK UGM, dr Detty Siti Nurdiati menceritakan, Aini merupakan mahasiswa spesialis yang saat ini masuk semester lima. Sejak Jumat (30/12) lalu, Aini ditugaskan di RSUD Sleman. Namun karena ada persyaratan yudisium yang harus diurus, Rabu (4/1) ia harus kembali ke RSUP Dr Sardjito.

Detty Siti Nurdiati
dr R Detty Siti Nurdiati (Ketua Departemen obstetri dan ginekologi) saat menunjukan foto dr dr. Nur Ruwaida Isnaini.

"Rabu pagi, kami menugaskan dokter Viki untuk ke RSUD Sleman menggantikan dokter Aini yang harus mengumpulkan syarat yudisium," ungkap Detty saat menggelar jumpa pers di RSUP Dr Sardjito.

Ketika itu, Aini janjian dengan staf Obsgyn FK UGM untuk bertemu pada pukul 10.00. Staff Obsgyn FK UGM, dr Nuring Pangastuti yang saat itu berjanjian dengan Aini mengatakan, Rabu itu Aini sempat memastikan kembali waktu untuk bertemu.

Sekitar pukul 09.00 Aini mengabarkan jika telah keluar dari RSUD Sleman dan akan sampai di RSUP Dr Sardjito 30 menit kemudian. Akan tetapi 30 menit berlalu Aini tidak kunjung datang. "Awalnya saya berpikir mungkin macet atau susah mencari parkir, jadi saya pikir mungkin satu jam," ungkapnya.

Mulai curiga

Akan tetapi selang dua jam kemudian ia mulai curiga. Untuk memastikan kembali, Nuring mencoba menghubungi Aini dengan mengirim pesan melalui aplikasi Whatsapp. Namun ternyata WA itu sudah tidak masuk. Ia kemudian mencoba menelpon tapi tidak diangkat.

Pihaknya kemudian menghubungi teman-teman Aini sesama dokter residen. Nuring meminta untuk mencoba menghubungi Aini melalui ponsel. Akan tetapi juga tidak membuahkan hasil. Hingga akhirnya mereka mencari Aini di rumah kos yang selama ini ditempati Aini.

Parwoto (31), pengelola kos tempat Aini tinggal mengatakan jika Aini terakhir kali terlihat di kos pada Rabu sekitar pukul 09.00. Aini yang baru saja masuk ke dalam kos langsung menitipkan kunci mobil Honda Brio warna putih B 199 THT kepadanya.

Halaman
123
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved