Ini Sanksi Bagi Guru yang Kemarin Membuat 14 Siswa SMA Pingsan
Kadisdikbud Jateng Gatot Bambang Hastowo menegur Kepala SMAN 1 Mlonggo, Jepara, Gunawan, terkait hukuman yang berujung pingsan pada 14 siswa.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG.COM - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo menegur Kepala SMAN 1 Mlonggo, Jepara, Gunawan, terkait hukuman yang berujung pingsan pada 14 siswa.
Gunawan juga diwajibkan meminta maaf dan meminta tanda tangan ke orangtua siswa.
"Saya suruh (kepala sekolah) datang ke orangtua siswa dan meminta tanda tangan satu-satu," kata Gatot, Sabtu (7/1).
Tak berhenti disitu, Gatot juga mengancam mencopot Gunawan dari kursi kepala sekolah jika mengulangi. "Hal ini (sanksi pencopotan) juga berlaku untuk semua pendidik," imbuhnya.
Diakui Gatot, sanksi berupa hukuman fisik yang diterapkan Gunawan terhadap siswa SMAN 1 Mlonggo Jepara yang terlambat datang, tak tepat. Sebagai tenaga pendidik, sepantasnya, Gunawan memberi sanksi berupa pembinaan.
"Apalagi, letak sekolah juga jauh dari masyarakat. Transportasi tak selalu ada, seperti kalau di kota. Jadi, kalau siswa terlambat, kepala sekolah seharusnya melihat secara menyeluruh, bukan fokus pada keterlambatan itu," ujarnya.
Gatot pun mewanti-wanti kepala SMA,SMK, maupun SLB di Jawa Tengah agar menerapkan sanksi sesuai peraturan perundangan yang berlaku. "Jangan seperti ini (hukuman fisik).
Saya kira, hukuman yang diberikan ke siswa di luar aturan. Tak mungkin siswa dihujan-hujankan itu sesuai aturan sekolah," ucapnya. (tribunjateng/rtp)