Breaking News:

Pilkada Brebes

1.562.062 Surat Suara Pilkada Brebes Mulai Dicetak

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabuaten Brebes mulai mencetak surat suara untuk Pilkada Brebes 15 Februari 2017 mendatang sebanyak 1.562.062 lembar.

IST
Pemilih memasukkan kertas suara dalam Pilkades Serentak di Purbalingga, Minggu (27/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, BREBES -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabuaten Brebes mulai mencetak surat suara untuk Pilkada Brebes 15 Februari 2017 mendatang sebanyak 1.562.062 lembar.

Ketua KPU Brebes, Muamar Riza Pahlevi menyatakan jumlah surat suara yang dicetak sebanyak 2.562.062 lembar tersebut berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) di tiap tempat pemungutan suara ditambah 2,5 persen sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Masing- masing pasangan calon sudah menyetujui jumlah dan materi surat suara yang akan dicetak tersebut. Misalnya, dari segi foto di surat suara sudah sesuai dengan yang sudah diberikan paslon," kata Riza, Senin (9/1/2017).

Menurutnya, surat suara tersebut sebelumnya sudah mendapat persetujuan dari masing-masing peserta Pilkada 2017, yakni paslon nomor satu Suswono- Ahmad Musttaqin dan nomor dua Idza Priyanti- Narjo.

Menurutnya, terkait jumlah surat suara yang ditambah 2,5 persen itu, telah diatur dalam Peraturan KPU Nomor 6 tahun 2016. Penambahan surat suara dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan, maupun untuk mengantisipasi adanya pemilih tambahan yang belum masuk DPT karena beberapa faktor.

Jumlah DPT pada Pilkada Kabupaten Brebes yang telah ditetapkan KPU sebanyak 1.522.560 orang. Dari jumlah itu, rinciannya yakni sebanyak 765.753 pemilih berjenis kelamin perempuan dan 756.807 pemilih laki-laki.

Untuk sebaran pemilih terbanyak berada di Kecamatan Brebes 140.122, sedangkan yang paling sedikit yakni di Kecamatan Salem sebanyak 48.784 pemilih. Mereka akan menggunakan hak pilihnya di 3001 TPS yang tersebar di 297 desa/kelurahan yang ada di 17 kecamatan.

Meskipun KPU sudah menetapkan DPT, namun jika ada pemilih baru yang belum masuk DPT, namun sudah memiliki e-KTP sebelum hari H pencoblosan, maka akan masuk dalan daftar pemilih tambahan sehingga masih bisa memilih di TPS.

"Begitu juga pemilih baru yang hanya memiliki surat keterangan pengganti e-KTP dari Disdukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil), bisa langsung memilih pada hari H dengan menunjukannya ke petugas TPS," jelas Riza.

Sesuai rencana, surat suara mulai didistribusikan pekan keempat Januari 2017 bersama dengan kebutuhan logistik lainnya ke semua TPS melalui Panitia Pemilih Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) dengan pengawalan dari petugas keamanan.

Sementara, Kapolres Brebes, AKBP Lutfhie Sulityawan menegaskan jajarannya akan mengawal logistik pilkada terutama surat suara hingga ke daerah- daerah pelosok.

"Nanti kami siapkan pengawalan untuk distribusi surat suara dan logistik pemilu lainnya hingga ke daerah- daerah," ucapnya.

Pihaknya juga menyiapkan sarana berupa sepeda motor trail yang akan ditumpangi anggota kepolisian untuk mengawal surat suara hingga ke pelosok atau daerah pegunungan, misalnya di Kecamatan Sirampog, Salem dan Pandansari Kecamatan Paguyangan.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved