Lukai Lehernya dengan Pisau Tak Ambruk, Pria Ini Pukulkan Batu dan Bata ke Kepalanya Sendiri

Setelah lukai lehernya, korban belum juga ambruk, sehingga dia lalu memukul kepalanya menggunakan batu kali dan batu bata.

Lukai Lehernya dengan Pisau Tak Ambruk, Pria Ini Pukulkan Batu dan Bata ke Kepalanya Sendiri
TRIBUNJATENG/MUH RADLIS
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, JOMBANG -- Tanpa sebab yang jelas, Slamet Isbandi (31), buruh tani warga Desa Pucangsimo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, nekat mencoba bunuh diri dengan menggorok lehernya sendiri.

Peristiwa itu dilakukannya di rumah Supeni, Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Minggu (8/1/2017).

Karena tidak juga tewas, korban mengambil batu dan memukulkan ke kepalanya, hingga roboh.

Beruntung, seorang warga memergokinya. Korban lalu dibawa ke RSUD Jombang.

Namun karena lukanya sangat serius, korban dirujuk ke RSU dr Soetomo Surabaya.

Kapolsek Bandarkedungmulyo, AKP Santoso mengatakan, kejadian bermula ketika sekitar pukul 11.00 WIB, korban berada di rumahnya.

Saat itu, korban sedang disembuhkan dari gejala stresnya secara spiritual, oleh keluarganya.

Namun korban malah lari keluar rumah, dan menumpang sepeda motor orang tidak dikenal, menuju rumah Supeni.

Tiba di rumah Supeni, korban mendadak menggorok lehernya sendiri menggunakan pisau tanpa gagang, hingga ada urat yang putus. Belum diketahui dari mana pisau itu berasal.

Darah segar pun mengalir dari leher korban. Namun korban belum juga ambruk, sehingga dia lalu memukul kepalanya menggunakan batu kali dan batu bata. Sampai akhirnya korban roboh.

Beruntung, saat itu seorang warga bernama Muksin Sueb (45), warga Desa Kayen Kecamatan Bandarkedungmulyo memergoki kejadian tersebut.

Muksin segera melaporkan ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Bandarkedungmulyo.

Petugas segera lakukan mendatangi lokasi, dan melarikan korban ke RSUD Jombang. Namun karena lukanya amat serius, korban dirujuk ke RSU dr Soetomo Surabaya.

"Kasus masih kami tangani. Kini kami masih memeriksa sejumlah saksi. Sedangkan barang bukti yang diamankan adalah sebilah pisau tanpa gagang yang ternoda darah, dua potong batu bata dan satu potong batu kali," kata Kapolsek Santoso kepada Surya. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved