Wisata Kuliner Jadi Andalan Salatiga, dari Wedang Ronde hingga Enting-enting Gepuk
Bagian yang masih terus dikembangkan adalah kerajinan bongpay dan industri pengolahan hasil pertanian seperti salak di Kecamatan Kecandran.
Penulis: deni setiawan | Editor: abduh imanulhaq
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Dalam Selayang Pandang Kota Salatiga yang diproduksi Bagian Humas Setda Salatiga, ada tiga fungsi kota yang menjadi andalan dalam pengembangan berbagai potensi Salatiga.
Trifungsi kota itu masing-masing Kota Pendidikan dan Olahraga, Kota Pusat Perdagangan dan Jasa serta Kota Pariwisata dan Tujuan Wisata.
Untuk menggenjotnya, ada beberapa hal yang ditawarkan kepada publik.
Kabag Humas Setda Salatiga Sri Satuti menjabarkan, ada beragam usaha dalam pengembangan potensi kepariwisataan.
Dari sisi destinasi adalah Kolam Renang Kalitaman di Kelurahan Salatiga, Kecamatan Sidorejo.
"Yang lain yang kami promosikan menjadi unggulan adalah wisata kuliner. Di sini ada sentral oleh-oleh khas seperti enting-enting gepuk, wedang ronde, keripik paru, sate, olahan singkong hingga wisata belanja yang terpusat di Jalan Jenderal Sudirman," kata Satuti kepada Tribunjateng.com, Senin (9/1/2017).
Bagian yang masih terus dikembangkan adalah kerajinan bongpay dan industri pengolahan hasil pertanian seperti salak di Kecamatan Kecandran.
Di Kecamatan Sidomukti, ada beragam industri pengolahan makanan berbasis industri rumahan (UMKM).
"Di Tingkir, ada industri atau sentral kerajinan bambu, kayu, dan mainan anak-anak. Wisata lain di Argomulyo ada pondok penginapan, yakni Agrowisata Salatiga. Secara umum, di Salatiga yang menjadi unggulan adalah wisata kuliner. Untuk yang lain belum begitu berkembang," jelasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tamansari-salatiga_20170109_175600.jpg)