Breaking News:

VIDEO Ratusan Warga Sayung Geruduk Kantor BBWS di Pedurungan

Ratusan warga Sayung menggeruduk Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana, di Pedurungan, Semarang, Rabu (11/1/2017).

Penulis: rival al manaf | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/RIVAL ALMANAF
Kepala Harian Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Bambang Astoto menemui ratusan warga Sayung yang gelar aksi unjukrasa, Rabu 11 Januari 2017 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ratusan warga Sayung menggeruduk Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana, di Pedurungan, Semarang, Rabu (11/1/2017). Mereka mendesak BBWS agar segera melakukan normalisasi sungai Dombo yang meluber menggenangi pemukiman dan persawahan.

Puluhan perwakilan warga kemudian diterima masuk untuk menyampaikan aspirasi. Sisanya menunggu di luar. Para petani mengeluh sejak 2015 baru sekali panen padi karena sawah lebih sering tergenang. "Ini sudah beberapa hari nggak hujan, rumah sudah surut, tapi masih tergenang," kata seorang petani.

Kepala Harian Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Bambang Astoto menyampaikan beberapa alasannya terkait lambatnya penanganan normalisasi sungai Dombo, Sayung, Demak.

Warga Bersitegang
Ketegangan sempat terjadi antara warga Sayung dengan tim pengaman aksi Normalisasi Sungai Dombo di halaman kantor BBWS Pemali juana, Semarang.

Bambang mengakui sungai Dombo memang berada di wilayah kerjanya dan sudah hampir 20 tahun tidak dipelihara. "Ada beberapa masalah yang kami hadapi saat mengusulkan anggaran normalisasi Dombo Sayung ke pusat," jelas Bambang menanggapi pertanyaan awak media

Salah satu kendalanya ialah dari pusat menganggap normalisasi Dombo kurang prioritas. "Memang yang dikonsenkan pekerjaan yang bersifat strategis nasional, misalnya rob Kaligawe, sistem pengaliran Jragung," tambahnya.

Hari ini Kamis 12 Januari 2017, BBWS janji melaksanakan normalisasi Sungai Dombo. (tribunjateng/rival almanaf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved