Breaking News:

Destinasi Jateng

Curug Benowo, Penyempurna Keindahan Alam Curug Lawe Kabupaten Semarang

Curug benowo berada dalam satu lokasi yang sama dengan Curug Lawe, di Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang

Tribun Jateng/maulana ramadhan
Jembatan di Curug Benowo yang jadi spot foto favorit 

TRIBUNJATENG.COM - Tidak jauh dari Curug Lawe, terdapat sebuah curug yang tidak kalah menawarkan kesegaran dan keindahan panorama alami yakni Curug Benowo.

Curug benowo berada dalam satu lokasi yang sama dengan Curug Lawe, di Desa Kalisidi Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Dibandingkan Curug Lawe, Curug Benowo memang kurang populer, padahal keduanya hanya berjarak ratusan meter saja.

Papan Penanda di Curug Benowo
Papan Penanda di Curug Benowo

Hal tersebut juga diakui oleh Muhajirin, Ketua LMDH Bela Pesona selaku pengelola obyek wisata Curug Lawe dan Benowo.

“Kalau Curug Lawe memang lebih familiar dahulu. Sebenarnya berdekatan. Makanya sekarang dibuat jalur putar, jadi ke Benowo dulu nanti ada jalur ke Curug Lawenya,” ujar Muhajirin.

Secara jarak, dari gerbang awal, Curug Benowo memang lebih dekat ketimbang Curug Lawe. Jalur keduanya terpisah disebuah pertigaan dalam jalur trekking menuju curug.

Bila mengambil arah Curug Benowo tidak perlu khawatir karena terdapat jalur yang langsung tembus ke Curug Lawe.

Pembuatan jalur ini menurut Muhajirin sebagai solusi mengatasi ketimpangan jumlah pengunjung antara Curug Lawe dan Benowo.

“Dulu perbandingannya (Curug Lawe dan Benowo) bisa 70 sama 30, setelah dibuat jalur putar itu makin lama semakin menurun hingga sekarang perbandingannya sudah hampir 50-50,” ungkap Muhajirin.

Selain terpisah jarak, terdapat beberapa perbedaan antar keduanya. Curug Lawe memiliki area yang lebih luas dengan tebing-tebing berbentuk oval, sedangkan Curug Benowo memiliki area lebih kecil dengan tambahan jembatan kayu yang menjadi spot foto yang cantik.

Selain itu, Curug Benowo mempunyai ketinggian yang juga berbeda. Curug Benowo memiliki tinggi kurang lebih hingga 70 meter sementara Curug Lawe hanya 40-50 meter. Untuk air terjun tidak perlu khawatir, keduanya sama-sama memiliki debit air yang deras.

Jalan menuju curug benowo banyak ditemukan air terjun air terjun kecil dengan aliran yang deras.
Jalan menuju curug benowo banyak ditemukan air terjun air terjun kecil dengan aliran yang deras.

Jalur trekking menuju Curug Benowo, meskipun lebih dekat, memiliki medan yang lebih terjal. Bila jalur menuju Curug Lawe lebih banyak jalan lurus, perjalanan mencapai Curug Benowo banyak ditemui jalan-jalan yang masih berbatu dan menanjak.

Meski begitu, ketika mata sudah bertemu dengan juntaian air pada Curug Benowo, rasa lelah terobati dengan kesegaran airnya. Curug Benowo menjadi pendamping sempurna untuk melengkapi keindahan Curug Lawe.

Diungkapkan Muhajirin, nama Benowo sendiri diambil dari nama Pangeran Benowo. Konon, kawasan Curug Lawe dahulu merupakan tempat singgah atau petilasan Pangeran Benowo yang dikenal sebagai Raja Kerajaan Pajang. (Maulana Ramadhan/magang tribunjateng)

Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved