Bupati Kendal Kunjungi Ponpes Modern Selamat, Ini Harapannya Setelah Insiden Maut Tersebut
Seharusnya di asrama ada satu dokter sehingga jika terjadi masalah kesehatan ada yang bertanggung jawab.
Penulis: dini | Editor: abduh imanulhaq
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini Suciatiningrum
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Bupati Kendal Mirna Annisa berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Selamat untuk memastikan penyebab tewasnya pelajar sekaligus santri pondok tersebut, Dimas Khilmi.
Mirna yang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Agus Rifai meninjau ruang kelas, asrama siswa, dan ruang kesehatan santri, Senin (16/1/20170).
Bupati juga ingin berkoordinasi dengan sekolah karena beredar isu ada pihak yang akan menggeruduk pesantren tersebut
Dalam kunjungannya, Mirna merasa kaget karena banyak hal yang dia nilai kurang nyaman.
Ruang dan lorong kelas gelap, asrama kurang bersih, dan tak ada dokter.
"Seharusnya di asrama ada satu dokter sehingga jika terjadi masalah kesehatan ada yang bertanggung jawab," terangnya.
Mirna menilai keamanan di asrama santri putra dan putri masih minim.
Dia meminta pengasuh pondok memasang kamera CCTV di setiap blok.
"Melalui CCTV, pengurus juga bisa memantau kegiatan siswa terutama pada malam hari," tuturnya.
Mengenai beberapa isu yang beredar kencang, Mirna akan mencari informasi mengenai kepastiannya.
Namun, Pemkab Kendal semaksimal mungkin akan berusaha membuat suasana tetap kondusif.
"Kalau bisa dimusyawarahkan secara baik-baik, saya kira itu akan lebih baik. Jadi tidak perlu demo atau anarkis," harapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mirna-annisa_20170116_180636.jpg)