Jumat, 10 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dubes AS untuk Indonesia Joseph Donovan: Ini Pertama Kali Saya ke Pesantren

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan mengunjungi Solo sejak Rabu (18/1) hingga Kamis (19/1).

Penulis: suharno | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/SUHARNO
Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan mengunjungi Solo 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan mengunjungi Solo sejak Rabu (18/1) hingga Kamis (19/1). Beberapa lokasi dia sambangi, mulai dari kantor pemerintahan, pondok pesantren, perguruan tinggi, hingga wisata kuliner.

Pagi itu ribuan santri antusias menyambut kedatangan Joseph Donovan Jr ke Pondok Pesantren Assalaam, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Kamis. Donovan pun sempat berdiskusi dengan para santri.

Ada santri yang bertanya tentang isu bahwa Presiden AS terpilih Donald Trump melarang orang muslim untuk datang ke Negeri Paman Sam. "Saya punya keinginan suatu saat nanti untuk belajar ke Amerika Serikat, tetapi ada isu mengenai warga muslim yang dilarang datang ke Amerika," ujar santri tersebut.

Donovan justru menyebut pertanyaan tersebut sangat penting untuk diketahui jawabannya. "Pertama, saya mau memuji (santri) karena berani menanyakan hal ini dan bahasa Inggris Anda sangat baik. Pertanyaan ini memang sangat penting untuk ditanyakan," ujar Donovan.

Donovan yang baru saja menggantikan Robert Blake menyatakan ia ingin para santri melihat sejarah ke belakang saat orang-orang pertama kali datang dan mendirikan negara AS. "Orang-orang datang ke Amerika karena ingin mencari kebebasan termasuk kebebasan beragama. Dalam Undang-Undang kami juga tertulis kebebasan untuk beragama dan menjalankan ibadah," sambungnya.

Donovan yang mengenakan kemeja batik berwarna coklat ini menambahkan Amerika Serikat sama seperti Indonesia yang terdiri dari berbagai ras maupun agama. "Maka jika kalian mengunjungi Amerika Serikat, warga kami juga sama seperti Indonesia yang terdiri dari beraneka ragam ras maupun agama dan kami juga memiliki rasa toleransi," tandasnya.

Pada sambutannya, Donovan mengatakan ini kunjungan kerja pertamanya di luar Jakarta. "Ini juga pertama kalinya saya mengunjungi pondok pesantren," ujarnya.

Donovan mengatakan sebelum berkunjung ke Solo dan Ponpes Assalaam, dia sempat bertemu dengan Presiden Joko Widodo, seminggu lalu. "Dan tujuan saya berkunjung ke pondok pesantren yakni untuk belajar lebih dalam mengenai Islam dan toleransi di Indonesia," sambungnya.

Sebelum ke Assalaam, Donovan juga mengunjungi Balai Kota Solo untuk bertemu Wali Kota FX Hadi Rudyatmo. Donovan pun mengungkapkan perasaan senang atas kunjungannya ke Kota Solo melalui akun twitter Kedubes AS, @usembassyjkt.

Dia sempat mengunjungi warung martabak Markobar milik putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.

Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Joseph Donovan Jr mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Assalaam Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (19/1/2017).
Duta Besar (Dubes) Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Joseph Donovan Jr mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Assalaam Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (19/1/2017).

Usai menikmati martabak, akun tersebut lalu mengunggah foto suasana kunjungannya ke warung Markobar di Hartono Trade Center (HTC) Solo Baru, Sukoharjo.

Foto tersebut diberi keterangan "Menikmati lezatnya hidangan #martabak Indonesia di @Markobar1996 yg didirikan oleh Putra Presiden @Jokowi, Gibran Rakabuming.

Donovan juga menyempatkan diri untuk menemui komunitas masyarakat Tionghoa di Solo. Dalam foto yang ia unggah, terlihat Donovan senang memelajari kontribusi kemanusiaan dari komunitas itu. "Senang belajar tentang kontribusi kemanusiaan dari komunitas Tionghoa di Solo," tulisnya.

Saat Donovan mengunjungi kantor Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, terlihat ia menerima bingkisan berupa wayang. Ia berterima kasih kepada wali kota yang telah menjadi tuan rumah. (tribunjateng/suharno)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved