391.381 Warga Jateng Jadi Pendonor Darah Sukarela Pada 2016

Ketua PMI Jawa Tengah, Imam Triyanto menilai pencapaian tersebut membuat sebanyak 99 persen kebutuhan darah dapat dicukupi oleh Donor Darah Sukarela

391.381 Warga Jateng Jadi Pendonor Darah Sukarela Pada 2016
ISTIMEWA
Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko, saat membuka Musyawarah Kerja PMI Provinsi Jawa Tengah 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemenuhan kebutuhan darah Palang Merah Indonesia (PMI) di Jawa Tengah sepanjang tahun 2016 mencapai sekitar 400 ribu kantong, dan 23 persennya pendonor baru.

Ketua PMI Jawa Tengah, Imam Triyanto menilai pencapaian tersebut membuat sebanyak 99 persen kebutuhan darah dapat dicukupi oleh Donor Darah Sukarela (DDS) tersebut.

"Data DDS tahun lalu, terdapat 391.381 penyumbang darah secara sukarela dan sebanyak 93.869 adalah pendonor darah baru," kata Imam dalam siaran persnya, saat membuka Musyawarah Kerja PMI Provinsi Jawa Tengah di Pusdiklat PMI-Semarang, Sabtu (21/1/2017).

Dia menjelaskan, semakin meningkatnya kebutuhan darah di masyarakat, menuntut PMI untuk terus mengampanyekan donor darah sukarela.

"Kami apresiasi kepada para pendonor atas sumbangsihnya selama ini dan menjadikan donor darah sebagai gaya hidup," ujar Imam.

Muker tersebut diikuti oleh Ketua dan Sekretaris serta Kepala UTD (Unit Transfusi Darah) PMI Se-Jawa Tengah itu, merupakan agenda tahunan untuk melaporkan pelaksanaan kegiatan tahun 2016 dan perencanaan program tahun 2017.

"Muker tahun ini selain sebagai evaluasi pelaksanaan 2016 dan perencanaan program 2017, juga pemberian penghargaan untuk pencapaian perolehan bulan dana (BD) yang naik lebih dari 20 persen," jelasnya.

Imam menambahkan, 11 PMI yang mengalami kenaikan BD lebih dari 20 persen adalah Kabupaten Rembang, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Demak, Kabupaten Semarang, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Kendal, Kabupaten Klaten, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Batang dan Kabupaten Pati.

"PMI Kabupaten Rembang menempati posisi tertingi yang mengalami kenaikan, yakni 126 persen. Jika 2015 pencapaiannya sebesar Rp 199.224.500, sedangkan 2016 ini memperoleh Rp 450.659.100," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: raka f pujangga
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved