Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Icip icip Kuliner

Mulai Langka, Coba di Sini Jika Anda Ingin Menikmati Seporsi Lengkap Nasi Langgi

Dibandingkan dengan nasi ayam ataupun nasi liwet, nasi langgi memang lebih jarang terdengar

Editor: muslimah
Tribun Jateng/maulana ramadhan
Potongan telur, suwiran ayam, tahu, kering kentang jadi pelengkap nasi langgi 

TRIBUNJATENG.COM - Dibandingkan dengan nasi ayam ataupun nasi liwet, nasi langgi memang lebih jarang terdengar.

Padahal kuliner yang satu ini juga merupakan salah satu kuliner tradisional yang sudah bertahan sejak lama.

Di Semarang, untuk menikmati gurihnya nasi langgi, Anda bisa menjajalnya di Pusat Kuliner Batan Selatan, Semarang tepatnya di Warung Nasi Langgi Ridho.

Warung Nasi Langgi Ridho di Pusat Kuliner Batan Selatan Semarang
Warung Nasi Langgi Ridho di Pusat Kuliner Batan Selatan Semarang

Meski sama-sama berbahan nasi dan asal Solo, nasi langgi memiliki perbedaan dengan nasi liwet. Nasi langgi disajikan dengan lauk pendamping yang cukup banyak tidak hanya ayam ataupun telur.

“Khasnya nasi langgi itu pakainya nasi gurih. Seperti nasi uduk. Cuma kalau nasi langgi lauknya lebih banyak ada telur, kering kentang, srundeng, ayam, sambal goreng tahu, timun, kemangi. Tapi itu variasi, kalau mau komplit lagi itu pakai acar, perkedel juga,” ujar Zubaidah, Penjual Nasi Langgi di Warung Nasi Langgi Ridho.

Ia menuturkan, nasi langgi miliknya dimodifikasi dari nasi langgi yang biasanya. Ciri khas nasi gurih dan kering kentang tetap dipertahankan.

Untuk lauk pendamping terdapat beberapa perubahan seperti sambal goreng tahu dan ayam opor. Sambal goreng tahu digunakan untuk mengganti sambal goreng ati dan ayam opor untuk daging sapi.

Potongan telur, suwiran ayam, tahu, kering kentang jadi pelengkap nasi langgi
Potongan telur, suwiran ayam, tahu, kering kentang jadi pelengkap nasi langgi

“Saya sesuaikan dengan harga juga, kalau sambal goreng ati dan daging sapi harganya nanti jadi mahal, disini kan jualnya murah. Kalau untuk telur itu bisa dadar atau telur bulat manis. Cuma banyak yang suka telur bulatnya,” tambah Wanita yang akrab disapa Ida ini.

Diakui oleh Ida, nasi langgi sendiri belum terlalu familiar terutama dikalangan anak muda. Kebanyakan yang mengenal nasi langgi adalah orang-orang tua. Konon, kuliner ini dahulu merupakan makanan khas keraton sehingga masih bisa ditemui di daerah Solo dan Yogyakarta.

Untuk wilayah Semarang sendiri, warung yang belum menyajikan nasi langgi belumlah banyak. Hal itu menjadi alasan Ida berjualan nasi langgi di Pusat Kuliner Batan Selatan sejak tahun 2014 lalu. Di kawasan Batan sendiri, nasi langgi hanya bisa dijumpai di Warungnya.

Seporsi nasi langgi dijual Ida cukup murah yakni Rp 13 ribu. Gurih santan pada nasi dengan sambal dan tambahan lauk lengkap bisa dinikmati di Warung Nasi Langgi Ridho yang buka mulai pukul 08.00 hingga tutup sore hari. (Maulana Ramadhan/magang tribunjateng)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved