Breaking News:

TERUNGKAP, Minta Tambah Nggak Dikasih, Waria Ini Dihabisi di Kebun Tebu

TERUNGKAP, Minta Tambah Nggak Dikasih, Waria Ini Dihabisi di Kebun Tebu. Joko memeragakan adegan itu dalam rekonstruksi, Rabu (25/1/2017)

Penulis: budi susanto
Editor: iswidodo
tribunjateng/budi susanto
PEMBUNUHAN- Tersangka Joko Sutrisno menjalani rekonstruksi pembunuhan di kebun tebu desa Kandri Gunungpati Semarang, di kawal pihak kepolisian bersama Kejaksaan Tinggi Jateng, Rabu (25/1). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rekonstruksi pembunuhan waria di kebun Tebu Desa Wisata Kandri Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, dikawal ketat oleh pihak Resmob Reserse Kriminal Polrestabes Semarang, Rabu (25/1/2017) sekira pukul 11.00 WIB.

Tersangka, Joko Sutrisno, memperagakan 18 adegan pembunuhan di lokasi kebun tebu desa Kandri.

Rekonstruksi tersebut di saksikan warga dan petani yang berada di sekitar perkebunan tebu.

Baca: Pengakuan Pembunuh Waria: Dipukul Besi Seusai Berhubungan Intim karena Alasan Ini

Wakareskrim Polrestabes Semarang, Kompol Agus S, yang berada di lokasi menerangkan, pihaknya bersama Kejaksaan Tinggi Jateng perlu melakukan rekonstruksi tersebut.

"Kita bersama Kejati di sini untuk merekonstruksi kejadian pembunuhan pada 28 Desember lalu, ada 18 adegan yang akan diperagakan, di adegan 10 sampai 13, pelaku melaksanakan penganiayaan hingga mengakibatkan kematian," ujarnya.

Agus, juga mengatakan, pemukulan yang menyebabkan kematian korban ada sekira tujuh kali.

"Pemukulan yang dilakukan oleh tersangka ada tujuh kali, hingga menyebabkan kematian, alasan tersangka melakukan pembunuhan karena diminta uang tambahan oleh korban, tersangka terjerat pasal 351 ayat 3," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved