PILKADA 2017

Visi Misi Paslon Bupati dan Wakil Bupati Brebes Dinilai Belum Berpihak kepada Kaum Difabel

Visi Misi Paslon Bupati dan Wakil Bupati Brebes Dinilai Belum Berpihak kepada Kaum Difabel

Visi Misi Paslon Bupati dan Wakil Bupati Brebes Dinilai Belum Berpihak kepada Kaum Difabel
TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Visi Misi Paslon Bupati dan Wakil Bupati Brebes Dinilai Belum Berpihak kepada Kaum Difabel 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, BREBES- Berdasarkan hasil pemutakhiran data pemilih tetap (DPT) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Brebes, terdapat 627 warga berkebutuhan khusus. Dari jumlah itu yang paling banyak merupakan penyandang tunanetra berjumlah 216 jiwa.

Jumlah pemilih potensial dari kaum difabel tersebut, agaknya belum dilirik para pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Brebes.

Dalam visi dan misi yang ditawarkan, tidak ada pasangan calon yang memuat detail program untuk para penyandang disabilitas.

"Dari visi misi yang dipaparkan pasangan calon, tidak ada yang menjelaskan secara gamblang program untuk difabel," kata Koordinator Gerakan Difabel Brebes Hebat (G- Debat), Tohidul Mikbar (34) yang merupakan perwakilan difabel Brebes saat sosialisasi pilkada untuk pemilih berkebutuhan khusus, Kamis (26/1/2017).

Menurutnya, paslon hanya memaparkan visi dan misi secara umum. Ia mencontohkan visi dan misi milik pasangan nomor dua Idza- Narjo.

Ia mengatakan paslon tersebut hanya menerangkan akan meningkatkan kesejahteraan sosial. Tidak merujuk khusus kepada difabel.

Ia berharap pemimpin yang terpilih bisa memenuhi kebutuhan untuk difabel, misalnya dari segi infrastruktur atau fasilitas pelayanan publik, pemberdayaan kaum difabel, dan peningkatan kesejahteraan.

"Paslon hanya menjabarkan secara umum dan tidak menyinggung secara khusus visi dan misi untuk kaum difabel. Kurang berpihak kepada difabel," jelas Tohidul yang juga penyandang tuna daksa itu.

Misalnya, paslon nomor urut pertama Suswono- Akhmad Musttaqin yang menawarkan misi untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur dan layanan publik lainnya, meningkatkan kualitas SDM melalui pengembangan pendidikan dan kesehatan, dan membangun kemandirian ekonomi dan kesejahteraan.

Sementara, paslon nomor dua Idza Priyanti-Narjo menawarkan misi di antaranya, meningkatkan kualitas sumber daya mausia yang berakhlak mulia, cerdas, sehat, dan berdaya saing tinggi berbasis pada nilai- nilai Ketuahanan Yang Maha Esa melalui pendidikan dan kesehatan.

Kemudian, meningkatkan kualitas pembangunan infrastruksur dan pengembangan wilayah sesuai rencana tata ruang dengan memperhatikan kelestarian sumberdaya alam, lingkungan hidup, dan prinsip- prinsip pembangunan berkelanjutan. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved