Hamil 9 Bulan, Niken Dihantui Banjir Yang Selalu Mengancam di Mateseh, Semarang
Lantaran, di kawasan tempat tinggalnya, ketika hujan turun sebentar saja air yang masuk ke dalam rumah bisa setinggi orang dewasa.
Penulis: budi susanto | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Niken Masyudi, warga Dinar Indah RT 06 RW 26 Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang, yang tengah mengandung sembilan bulan, cemas jika banjir melanda pemukimannya. Jumat (3/2/2017).
Niken yang memiliki rumah tepat di sebelah talut sangat khawatir jika banjir datang.
Hal itu bukan tanpa alasan.
Lantaran, di kawasan tempat tinggalnya, ketika hujan turun sebentar saja air yang masuk ke dalam rumah bisa setinggi orang dewasa.
"Saya sangat khawatir jika terjadi banjir, karena saya tengah mengandung sembilan bulan," ujarnya.
Dia juga mengatakan, banjir biasanya datang pada malam hari saat warga sedang beristirahat.
"Seperti kemarin, air tiba-tiba naik, padahal warga sedang beristirahat. Saya kebingungan karena suami sedang bekerja. Terpaksa saya memindahkanbarang sendri," sambung dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dampak-banjir-di-pemukiman-dinar-indah_20170203_192911.jpg)