Breaking News:

Dibanding 2015, Pertumbuhan Ekonomi Jateng 2016 Turun Tipis

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Margo Yuwono mengatakan, pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: galih pujo asmoro
Shutterstock
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tingkat perekonomian Jawa Tengah pada 2016 mengalami penurunan dibandingkan 2015 lalu.

Tercatat pada 2016 pertumbuhan ekonomoni hanya 5,28 persen turun dari level 5,47 pada 2015.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Margo Yuwono mengatakan, pertumbuhan terjadi pada seluruh lapangan usaha.

Dilihat dari struktur perekonomian, didominasi tiga lapangan usaha utama.

"Ketiganya yaitu industri pengolahan sebesar 34,82 persen, pertanian, kehutanan dan perikanan 15,05 persen, serta perdagangan besar-eceran dan reparasi mobil-sepeda motor 13,39 persen," kata Margo Yuwono, Senin (6/2/2017).

Margo menjelaskan, corak perekonomian Jawa Tengah tergantung dari pergerakan sektor industri pengolahan.

Dimana sektor industri pengolahan masih tumbuh, meski melambat atau turun dari tahun lalu.

"Tapi yang perlu dicatat kita masih di atas nasional," jelasnya.

Dari sisi permintaan, pertumbuhan didukung semua komponen kecuali pengeluaran pemerintah yang justru mengalami kontraksi.

Pada 2016 semua instansi pemerintah melakukan penghematan anggaran sehingga mengurangi belanja.

Dampaknya, konsumsi pemerintah pada 2016 lebih rendah dibanding 2015.

"Tapi untuk konsumsi rumah tangga masih bagus. Artinya daya beli masyarkat masih terkendali. Itu tercermin dari inflasi kita yang rendah juga. Kalau performance industri bisa dijaga, maka perekonomian bisa naik," paparnya.

Lebih lanjut Margo menuturkan, perlambatan ekonomi karena adanya penurunan ekspor.

Industri sedang kini sudah berorientasi untuk melakukan ekspor.

Sehingga Kalau permintaan ekspor menurun, maka akan berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved