Breaking News:

Kades Sayung Duga Ada Oknum yang Sengaja Bongkar Tanggul Banjir

Meski pengerukan sungai dombo sudah dilakukan dan kerjabakti warga terus digalakan, namun banjir kini justru lebih tinggi dar sebelumnya

Penulis: rival al manaf | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Rival Almanaf
Kades Sayung dan Babinsa meninjau titik tanggul yanh dicangkuli oknum, Rabu (8/2/2017). 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival almanaf

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Banjir yang kembali menggenangi Desa Sayung menyebabkan berbagai aktivitas warga terganggu.

Meski pengerukan sungai dombo sudah dilakukan dan kerjabakti warga terus digalakan, namun banjir kini justru lebih tinggi dar sebelumnya.

Kepala Desa Sayung, Munawir, menduga ada oknum yang membongkar tanggul sementara di bagian selatan desa.

"Tadi pagi pukul tiga saya lihat tanggulnya ada bekas cangkulan, enam titik," jelasnya.

Tanggul yang dibongkar tersebut terletak di perbatasan dua desa yakni di Desa Kalisari, Dukuh Dempel dan Dukuh Lengkong Desa Sayung.

Ia menjelaskan pembongkaran itu sebelumnya pernah terjadi di tahun 2016 lalu.

"Kala itu sempat hampir terjadi bentrokan antara dua dukuh tersebut karena masalah tanggul itu, sampai diumumkan ke mushalla untuk saling serang," jelas Munawir.

Meski demikian, dia enggan melaporkan dugaan tersebut ke pihak yang berwajib lantaran takut terjadi konflik sosial yang lebih runyam.

"Langkahnya ya kami sejak dari pagi menambal tanggul yang dicangkuli tersebut dengan batu dan tumpukan karung goni berisi tanah," jelasnya lebih lanjut.

Meski demikian, ia menjelaskan banjir ini juga diakibatkan oleh dua eskavator dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang ia nilai belum maksimal.

"Alat beratnya cuma mengeruk beberapa hari, lebih lama diparkir di depan balai desa saja," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved