VIDEO - Ngesti Puji Inovasi Tribun Jateng Hadirkan Koran Bervideo Pertama di Jawa Tengah

Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha memuji inovasi harian pagi Tribun Jateng, sebagai koran bervideo kali pertama di Jawa Tengah

VIDEO - Ngesti Puji Inovasi Tribun Jateng Hadirkan Koran Bervideo Pertama di Jawa Tengah
Tribun Jateng/Daniel Ari Purnomo
Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha (baju ungu) foto bersama dengan manajemen Tribun Jateng di rumah dinas kawasan Jalan Hos Cokroaminoto, Ungaran, Sabtu (11/2/2017) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha memuji inovasi harian pagi Tribun Jateng, sebagai koran bervideo kali pertama di Jawa Tengah.

Ia tak menyangka, koran yang umumnya dibaca, bisa juga ditonton secara audiovisual. Hal tersebut berkesan Tribun Jateng kreatif nan inovatif.

"Koran bervideo ini lebih efektif. Lebih bagus. Saya baru melihat ini," puji Ngesti usai menerima kunjungan manajemen Tribun Jateng di kediamannya, kawasan Jalan Hos Cokroaminoto, Ungaran, Sabtu (11/2/2017) pagi.

Ngesti berujar tampilan audiovisual jernih dan layak. Cara menikmati fasilitas video pun tidak rumit.

"Tak lupa, kami menghaturkan terima kasih atas dukungan maupun kritik berimbang dari Tribun Jateng, khususnya dalam pemberitaan di wilayah Kabupaten Semarang selama ini," tutur Ngesti.

Sebelumnya, General Manager Bussiness Tribun Jateng, Heru Budi Kuncara mengenalkan inovasi tersebut di hadapan Ngesti.

Heru mengaktifkan aplikasi Indonesia In Your Hand. Lalu menyodorkan mata kamera telepon genggamnya pada logo AR (Augmented Reality) dalam koran. Hasilnya, muncul video sesuai berita berlogo AR itu.

"Tinggal download aplikasi itu (Indonesia In Your Hand) di Google Playstore. Langsung bisa digunakan," ujarnya.

Pimpinan Redaksi Tribun Jateng, Yusran Pare pula mengenalkan majalah Jateng Travel Guide, yang diproduksi Tribun Jateng.

Majalah itu merupakan kompilasi peliputan pariwisata di Jawa Tengah. Terbit dua kali dalam setahun.

"Kami juga akan menggali kearifan lokal di Kabupaten Semarang ini. Supaya lebih dikenal publik," terang Yusran.

Lihat videonya:

(*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved