Breaking News:

Bandar Ini Simpan 182 Gram Sabu dan 432 Gram, Polisi: Semestinya Diancam Pidana Mati

Sabu dijual ke siapa saja. Dijual dalam kemasan seperempat gram dengan harga Rp 300 ribu hingga Rp 400 ribu. Kalau ekstasi Rp 200 ribu per butir.

TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO P
Ari Rusmanto dan barang bukti yang disita polisi dihadirkan di Mapolrestabes Semarang, Senin (13/1/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang menangkap bandar sekaligus pengedar narkoba saat akan bertransaksi di Perum Gedawang Indah, Banyumanik.

Pelaku bernama Ari Rusmanto (37), warga perumahan tersebut.

Dia ditangkap di pinggir jalan.

Saat digeledah, ada delapan paket sabu yang ditemukan di dalam tas punggung berwarna hitam.

Ari juga masih menyimpan sabu beserta pil ekstasi di dalam rumahnya.

"Saya simpan di dalam laci meja kerja di dalam kamar," tuturnya di Mapolrestabes Semarang, Senin (13/1/2017).

Narkotika yang dia edarkan berasal dari bandar berinisial T yang berada di Ciledug, Tangerang Selatan.

Barang bukti yang disita polisi dari Ari Rusmanto
Barang bukti pil ekstasi yang disita polisi dari Ari Rusmanto (TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO P)

Ari dikenalkan kepada T oleh temannya yang merupakan mantan narapida Lapas Kedungpane berinisial K.

"Saya baru pertama bertemu. Biasanya pesan cuma lewat telepon, bisa memesan. Saya menggeluti peredaran narkoba sudah dua tahun," jelasnya.

Narkoba yang dipesan tersebut dikirim melalui bus antarkota.

Halaman
123
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved