Heboh Alquran Dicorat-coret dan Dihina, Umat Islam Diharap Tidak Terpancing

Pengurus Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat meminta kepolisian mengusut pelaku yang mencoret Alquran di Kota Sukabumi dengan kata tak pantas.

Heboh Alquran Dicorat-coret dan Dihina, Umat Islam Diharap Tidak Terpancing
TRIBUN JABAR/TEUKU MUH GUCI S
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, ketika diwawancarai Tribun di Markas Polda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Rabu (27/7/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S

TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG -- Pengurus Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat meminta kepolisian mengusut pelaku yang mencoret Alquran di Kota Sukabumi dengan kata tak pantas.

Bukan hanya menistakan agama, pelaku juga berupaya memecah belang bangsa.

"Menyentuhnya saja dianjurkan wudu. Ini malah dicoret dengan kata yang tidak pantas. Kami minta aparat agar menangkap pelakunya," kata Sekretaris Umum MUI Jabar, Rafani Achyar, di kantor MUI Jabar, Kota Bandung, Selasa (14/2/2017).

Rafani mengimbau masyarakat tidak terprovokasi dengan ditemukannya Alquran penuh coretan itu. Ia meminta masyarakat menyerahkan pengusutan itu kepada aparat kepolisian.

"Masyarakat bagus setelah menemukan langsung dilaporkan ke aparat atau MUI. Kalaupun ketangkap pelakunya jangan ambil tindakan sendiri. Kita ini negara hukum," Rafani menegaskan.

Warga menemukan Alquran dengan kondisi tercoret-coret di bawah tangga Gang Cereme III RT 5/5, Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

Coretan pada lembaran Alquran itu merupakan kalimat tak pantas bernada hinaan dan kebencian. Di sana juga terdapat gambar menyerupai telapak kaki di salah satu lembaran Alquran itu.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Yusri Yunus, mengatakan, penemuan Alquran berisi coretan tak pantas itu telah dilaporkan masyarakat dan diamankan MUI Kota Sukabumi untuk dintangani lebih lanjut.

"Awalnya Alquran penuh coretan itu ditemukan seorang warga yang berjalan menuju ke warung di Gang Cereme III RT 5/5 Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole," kata Yusri, Selasa (14/2/2017).

Warga menemukan Alquran di dalam bungkusan plastik hitam di bawah tangga. Warga langsung membawa Alquran yang sudah terdapat coretan itu ke kediamannya.

"Selanjutnya dia membawa Alquran itu ke pengurus masjid. Selanjutnya dilaporkan ke ketua RW. Alquran itu akhirnya diserahkan ke MUI Kota Sukabumi," kata Yusri.

Penyerahan Alquran ke MUI Kota Sukabumi dilakukan Jumat (10/2/2017) pukul 13.30 WIB. MUI Kota Sukabumi langsung berkoordinasi dengan Polres Sukabumi untuk mengusut pelaku.

"Hasil rapat konsultasi kemudian akan ditindaklanjuti dengan melaksanakan rapat koordinasi dengan semua pihak yang terkait termasuk mengundang saksi pada hari ini," ujar Yusri. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved