Breaking News:

Puluhan Siswa Akan Tawuran di Semarang, 4 Pelajar Ditangkap. Polisi Menemukan Barang Ini

Dhayita mengatakan kejadian bermula pada pukul 13.30 di Taman Cinde. Semula di taman tersebut terdapat 20 siswa SMK Sepuluh November.

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: a prianggoro
Tribun Jateng/rahdyan trijoko pamungkas
Kapolsek Candisari Ipda Dhayita Daneswari menunjukkan temuan gir yang dibawa oleh siswa yang akan melakukan tawuran 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Empat orang siswa SMK Sepuluh Nopember Semarang diamankan di Mapolsek Candisari Kota Semarang,Selasa (28/2/2017). Mereka ditangkap polisi karena diduga akan tawuran di Taman Cinde Kelurahan Jomblang Kecamatan Candisari Kota Semarang.

Keempat siswa SMK Sepuluh Nopember yang diamankan di Mapolsek Candisari yaitu Agus Triyono(17) warga Kebon Rojo, Wahyudi (18) Warga Penggaron, Rendi Saputra (17) Warga Mranggen, dan Zaenal Abidin (17). Saat digelandang ke Mapolsek Candisari, mereka berempat kedapatan membawa gir.

Kapolsek Candisari, Ipda Dhayita Daneswari, menuturkan kronologi tawuran tersebut berawal dari laporan Bantuan Komunikasi (Bankom) Polrestabes Semarang bahwa akan terjadi tawuran. Kemudia jajaran Mapolsek Candisari mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Atas bantuan dari warga dan Bankom akhirnya kami dapat mengamankan empat siswa di SMK kota Semarang, "ujarnya.

Baca: Begini Sanksi yang Diberikan Sekolah Ini bagi Siswanya yang Sering Tawuran

Dhayita mengatakan kejadian bermula pada pukul 13.30 di Taman Cinde. Semula di taman tersebut terdapat 20 siswa SMK Sepuluh Nopember.

Pemicu masalah tawuran adalah pihak kepolisian belum dapat ditemukan.

"Sampai saat ini anak belum mau mengaku. Tawuran dengan mana kami tahu. Namun dari telepon genggam milih satu anak tersebut tertulis janjian saja dan kumpul kita tawuran. 16 anak belum ketemu masih kami cari,"ujarnya.

Ia menuturkan sanksi yang diberikan keempat tersebut dikoordinasikan ke sekolah terkait dan Dinas Pendidikan Kota Semarang. Upaya yang dilakukan untuk mencegah tawuran dengan memantau dari sekolahan dan siswanya.

"Kami adakan giat apel bagi anak-anak yang terlibat tawuran. Mereka yang terlibat tersebut kelas X maupun XI dan butuh bimbingan yang lebih,"ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved