Riwayat Terminal Terboyo Nasibmu Kini

Nama Terminal Bus Terboyo dulu seolah menjadi ikon Kota Semarang bagi warga luar kota bila ingin bepergian ke Semarang.

Riwayat Terminal Terboyo Nasibmu Kini
Mahasiswa Magang, Ali Zainul Sofan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Nama Terminal Bus Terboyo dulu seolah menjadi ikon Kota Semarang bagi warga luar kota bila ingin bepergian ke Semarang.

Terminal yang terletak di Kecamatan Genuk Kota Semarang ini kini berbanding terbalik, dulu sangat ramai kini  terlihat sepi dalam terminalnya.

Pantauan Tribun Jateng, Jumat (3/3/2017), hanya terlihat beberapaa penumpang yang berlalu lalang. Kondisi juga dipicu beberapa buslebih suka menaik turunkan penumpang di luar terminal.

Menurut penuturan salah seorang tukang parkir, Usman (50) warga Demak yang hampir 30 tahun menggantungkan hidupnya di terminal terbesar di Jawa Tengah, mengakui kondisi terminal memprihatinkan.

Ia malah beranggapan lahan seluas 22 hektar itu tidak tampak seperti terminal penumpang pada umumnya. "Terminal  ini seharusnya ramai para penumpang seperti di terminal lain karena banyak dilewati bus antarkota," ujarnya.

Usman menilai  ada beberapa hal yang menjadi masalah di terminal Terboyo. Bus-bus yang datang atau yang akan bepergian kebanyakan menaik turunkan penumpang di luar terminal. Meski bisa menjadi kemacetan  juga memberikan dampak berkurangnya kegiatan ekonomi di dalam terminal.

" Ini jelas berdampak mengurangi perokonomian para pedagang, termasuk parkiran saya," imbuhnya

Apalagi menurtnya ditambah masih banyaknya calo-calo yang berseliweran di luar terminal. Mereka seringkali beroprasi di luar karena lebih mudah untuk mencari penumpang, sehingga pendapatan mereka terus bertambah dari pada di dalam terminal.

Belum lagi ditambah kondisi fisik terminal Terboyo yang sering kali tergenang air akibat rob. "Sepertinya pemerintah kurang memberikan perhatian khusus terhadap hal ini.

Bersamaan dengan lokasi yang sering terkena rob salah satu yang menjadi perbandingan Usman terkait kondisi fisik bangunan adalah Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung yang terus menggenjot pembangunan.

"Saat ini pemerintah tidak memperhatikan kondisi terminal, seharusnya perlu diadakannya renovasi dan penantaan yang bagus untuk terminal Terboyo, walapun sering terkena rob," ujarnya.

Apalagi menurutnya lokasinya yang cukup strategis di pinggir kota supaya bisa mendongkrak kembali kegiatan ekonomi dan mengurai kemacetan panjang dijalan raya akibat bus yang menaik turunkan penumpang sembarangan. (*)

Mahasiswa Magang, Ali Zainul Sofan

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved