Kapan Celana Jeans Anda Perlu Dicuci?

Celana jeans adalah satu di antara investasi mode terbaik selain kemeja dan kaus putih.

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM - Celana jeans adalah satu di antara investasi mode terbaik selain kemeja dan kaus putih.

Namun, untuk memaksimalkan nilai gunanya, tentu Anda harus menjaga celana jeans agar dapat bertahan lama.

Caranya adalah mencuci celana jeans dengan tepat, baik secara teknik pencucian maupun frekuensinya.

Hingga hari ini, para pakar mode masih memiliki beragam opini mengenai cara mencuci celana jeans.

Sebuah laporan dari Tech Insider misalnya berpendapat, celana jeans baru boleh dicuci setelah digunakan selama empat hingga enam hari.

Lalu, CEO dari Levi’s, Chip Bhergh, pernah berkata kepada Business Insider celana jeans tidak boleh dimasukkan ke dalam mesin cuci karena menghabiskan air dan mempercepat kerusakan.

Bhergh justru menyarankan untuk membersihkan hanya bagian-bagian yang kotor saja menggunakan sikat gigi dan sesekali boleh dicuci menggenakan tangan dan dijemur.

Akan tetapi, laporan terbaru dari Business Insider menyebutkan satu-satunya tanda untuk mencuci celana jeans adalah dari baunya.

Secara umum, bakteri, minyak, dan sel kulit mati yang menempel di celana jeans tidak berbahaya, tetapi mereka akan menimbulkan bau, tergantung dari pemakaian dan keringat.

Tentu saja, waktu pencucian tergantung pada kenyamanan Anda.

Bila Anda tidak tahan mengenakan pakaian yang sama dua kali, silahkan melemparkan celana jeans ke mesin cuci setelah pulang dari tempat kerja.

Apapun yang Anda tentukan, yang terpenting adalah satu hal: keringkan celana jeans secara natural.

Para pakar mode setuju, mengeringkan celana jeans di jemuran membuat mereka bertahan lebih lama dibanding dikeringkan di dalam mesin. (KOMPAS.com/Shierine Wangsa Wibawa)

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved