Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Perasaan Rektor UPGRIS Campur Aduk Lepas Mahasiswa PPL Internasional Kembali ke Malaysia

Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) selenggarakan acara penutupan Program PPL Internasional 2017.

Penulis: akbar hari mukti | Editor: galih pujo asmoro
Tribun Jateng/Akbar Hari Mukti
Muhdi dan 8 Mahasiswa PPL Internasional dari UTM Malaysia berfoto bersama setelah acara Penutupan Program PPL Internasional 2017 usai. Acara diselenggarakan di Gedung Pusat Lantai 7 UPGRIS, Jalan Sidodadi Timur No. 24, Dr. Cipto, Semarang, Kamis (9/3). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) selenggarakan acara penutupan Program PPL Internasional 2017.

Sebanyak 8 mahasiswa PPL Internasional asal Universiti of Teknologi Malaysia (UTM) yang telah melakukan praktik mengajar di SMKN 4 Semarang dan SMKN 7 Semarang selama 1 bulan akan kembali ke negara asalnya.

Acara pelepasan diselenggarakan di Gedung Pusat Lantai 7 UPGRIS, Jalan Sidodadi Timur No. 24, Dr. Cipto, Semarang, Kamis (9/3/2017).

Tampak acara dihadiri oleh para siswa SMKN 4 Semarang, SMKN 7 Semarang dan segenap akademisi dari UPGRIS.

Rektor UPGRIS, Muhdi mengatakan, dirinya senang sekaligus sedih melepas 8 mahasiswa PPL Internasional tersebut untuk pulang ke Malaysia.

“Rasanya senang karena mereka pasti mendapat ilmu baru selama di Semarang. Namun saya juga sedih, karena waktu begitu cepat berlalu, mereka semua akan segera meninggalkan Indonesia,” ujarnya.

Terkait dengan sudah berjalannya 6 tahun kerjasama antara UPGRIS dan UTM Malaysia, pihaknya segera menjajaki kerjasama di bidang pembuatan penelitian bersama.

“Jadi kami segera mengembangkan kerjasama dengan lebih jauh. Utamanya selain di bidang pendidikan, kami juga jajaki kerjasama di bidang pembuatan penelitian dan riset secara bersama-sama,” ungkapnya.

Hal tersebut, lanjutnya sedang dibicarakan secara intensif antara UPGRIS dan UTM.

“Pembicaraan yang intensif masih berlangsung dengan baik antara UPGRIS dan UTM. Saya kira MoU ini adalah hal yang positif bagi kedua belah pihak, dan akan memberikan dampak signifikan bagi kami semua,” bebernya.

Pada kesempatan yang sama, Nur Fadhila, Dosen Pembimbing PPL Internasional asal UTM menjelaskan mahasiswa UTM sangat berterimakasih atas adanya Program PPL Internasional tersebut.

“Karena melalui kerjasama seperti ini, mahasiswa-mahasiswa kami dapat belajar berkomunikasi di negara lain yang mana akan mempengaruhi mental mereka dalam mengajar kedepannya,” jelas dia.

Ditambahkan, dengan program PPL yang telah dilaksanakan ini, ada dampak besar yang diperoleh oleh mahasiswa PPL Internasional dari UTM.

“Yakni kematangan ilmu, sistem, dan lain-lain. Kami juga mempelajari cara belajar dan kurikulum di Indonesia yang sebenarnya tidak jauh-jauh amat dari Malaysia namun tetap terdapat perbedaan. Jadi ini bagus sekali bagi kami,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved