Jelang HUT Kabupaten Semarang, Para Pejabat Ziarah ke Makam Ki Ageng Pandanaran I

Ziarah ke makam yang terletak di Kelurahan Mugassari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, merupakan rangkaian acara peringatan HUT ke-496

Jelang HUT Kabupaten Semarang, Para Pejabat Ziarah ke Makam Ki Ageng Pandanaran I
Humas Pemkab Semarang
Bupati Semarang, Mundjirin (berpeci) saat menaburkan bunga ke makam Ki Ageng Pandanaran I ayahanda Ki Ageng Pandanaran II atau Sunan Tembayat yang menjadi Bupati Semarang pertama. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN -- Bupati Semarang Mundjirin dan Wakil Bupati Ngesti Nugraha, bersama pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang melakukan ziarah ke makam Ki Ageng Pandanaran I, Jumat (10/3/2017).

Ziarah ke makam yang terletak di Kelurahan Mugassari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, merupakan rangkaian acara peringatan HUT ke-496 Kabupaten Semarang yang dirayakan tiap pada tanggal 15 Maret.

Bupati Semarang bersama rombongan tiba sekitar jam 10.00 WIB dan diterima oleh pembina Yayasan Sosial "Sunan Pandanaran" Semarang, Aris Pandan.

Usai diterima, rombongan Bupati langsung memasuki ruangan yang terdapat makam Ki Ageng Pandanaran I.

Setelah pembacaan tahlil dan doa, Bupati melakukan tabur bunga di makam Ki Ageng Pandanaran I, makam istri Ki Ageng Pandanaran dan makam guru Ki Ageng Pandanaran bernama Syeh Maulana Ibnu Abdussalam yang berada dalam satu kompleks.

Saat sambutan usai tabur bunga, Bupati Mundjirin mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari penghormatan terhadap jasa besar para pendahulu yang membangun Kabupaten Semarang.

"Kita mengingat sekaligus menghormati para leluhur yang telah berjasa besar sejak awal berdirinya Kabupaten Semarang," ujarnya, Jumat (10/3/2017).

Pembina Yayasan Sosial "Sunan Pandanaran" Semarang, Aris Pandan mengatakan Ki Ageng Pandanaran I adalah ayah dari Ki Ageng Pandanaran II atau Sunan Tembayat yang diyakini sebagai Bupati Semarang yang pertama.

"Kegiatan ziarah ini seharusnya dilestarikan dan jika mungkin setiap enam bulan sekali atau tiga bulan sekali. Ziarah itu khan positif untuk menghargai para leluhur. Yang diharapkan para pemimpin dapat meneladani jasa para leluhur dan meneruskannya (saat menjalankan pemerintahan)," kata Aris Pandan.

Pelaksana tugas (Plt) Dinas Kominfo Kabupaten Semarang Prayitno Sudaryanto yang hadir pada acara itu menambahkan, Bupati Semarang dan Wakil Bupati Semarang beserta rombongan melakukan ziarah ke makam Ki Ageng Pandanaran II di Desa Tembayat Kabupaten Klaten. (*)

Penulis: suharno
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved