Breaking News:

Piala Presiden

Gonzales: Syukur, Alhamdulillah Arema bisa Jadi Juara

Gonzales mengubah skor jadi 5-0 di menit 63 dengan skema nyaris sama seperti gol sebelumnya. Jika gol di menit ke-54 tercipta lewat kaki kiri

Editor: Catur waskito Edy
Kompas.com/Banar Fil Ardhi
Christian Gonzales. 

TRIBUNJATENG.COM, BOGOR --  Cristian Gonzales, penyerang Arema FC membungkuk di depan Presiden Joko Widodo untuk menerima kalungan medali di tribun Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (12/3). Setelah itu Gonzales bersalaman dengan Jokowi. Jokowi tersenyum menatap Gonzales lalu menepuk bahu kiri Gonzales sebanyak dua kali.

Cristian Gonzales mendapat tepukan itu saat masing-masing skuat Arema FC menerima medali juara Piala Presiden 2017. Arema FC menjuarai Piala Presiden 2017 setelah mengalahkan Pusamania Borneo FC (PBFC) 1-5 pada babak final. Gonzales memborong tiga dari lima gol Arema FC.

Lewat hat-trick tersebut, Cristian Gonzales menjadi pencetak gol terbanyak Piala Presiden 2017. Gonzales, yang mencetak 11 gol dari tujuh pertandingan, sebelumnya juga mendapatkan trofi Pencetak Gol Terbanyak di tribun. Dia juga bersalaman dengan Presiden Joko Widodo.

Dasar tua-tua keladi. Ungkapan itu menggambarkan penampilan Cristian Gonzales, penyerang Arema FC, saat bermain menghadapi PBFC.

Cristian Gonzales mengawali golnya di menit ke-41 untuk mengantarkan timnya unggul 3-0 di babak pertama. Gol ini terjadi di awali kesalahan pemain belakang PBFC Dirkir Kohn Glay.

Blunder mampu dimanfaatkan oleh Cristian Gonzales untuk menambah keunggulan menjadi 3-0.Sebelumnya, Hanif Sjahbandi membuka skor di menit ke-30 sebelum Michael Orah membuat gol bunuh diri di menit ke-37.

Pemain berjulukan El Loco itu menambah golnya di menit ke-54. Gol di awali tusukan Esteban Vizcarra dari tengah lapangan. Pemain Argentina ini lantas melepaskan umpan terobosan yang membelah pertahanan Borneo FC.

Bola lantas dikejar Gonzales sebelum pemain kelahiran Uruguay ini melepaskan tendangan silang yang mengecoh Wawan Hendrawan.

Gonzales mengubah skor jadi 5-0 di menit 63 dengan skema nyaris sama seperti gol sebelumnya. Jika gol di menit ke-54 tercipta lewat kaki kiri, kali ini lewat kaki kanan.

Gol Firly Apriansyah lewat sundulan pada menit ke-68 tidak cukup untuk menyelamatkan PBFC. Skor 1-5 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved