Apa Yang Dilakukan Kasat Lantas Bangli Terhadap Difabel Ini Sungguh Mengharukan

Derasnya arus air akibat hujan selama 2 jam itu, tak pelak menyebabkan sampah maupun potongan kayu berserakan di jalan terutama di depan Kantor Bupati

Apa Yang Dilakukan Kasat Lantas Bangli Terhadap Difabel Ini Sungguh Mengharukan
Istimewa
Kasat Lantas Polres Bangli AKP I Gusti A.A. Udayani menolong warga difabel mendorong kursi rodanyasaat hujan 

TRIBUNJATENG.COM, BANGLI - Hujan deras yang mengguyur Kota Bangli pada hari Selasa (14/3/2017) menyebabkan sejumlah ruas jalan utama di kota Bangli berubah layaknya aliran sungai.

Derasnya arus air akibat hujan selama 2 jam itu, tak pelak menyebabkan sampah maupun potongan kayu berserakan di jalan terutama di depan Kantor Bupati Bangli.

Terlihat seorang petugas Polres Bangli rela diterpa derasnya hujan membantu mendorong seorang warga difabel berpakaian dinas yang bera pulang dari kantor, namun tidak ada keluarga yang menjemput.

Petugas yang rela hujan-hujanan itu, ternyata adalah Kasat Lantas Polres Bangli, bernama AKP I Gusti A.A. Udayani.

Kepada Tribun Bali (Tribunnews.com Network), Udayani dengan ramah mengatakan, dirinya tidak ada maksud apapun terkait dengan aksinya tersebut.

"Niat saya adalah bertugas, karena saya mendapat laporan dari anggota saya, bahwa hujan yang mulai dari sekitar pukul 15.00 Wita ini, sampai menyebabkan banjir, maka dari itu saya langsung turun tangan untuk patroli melihat situasi," ujarnya.

Istimewa
Istimewa ()

"Saat patroli, saya lihat ada motor di tengah jalan, namun tidak ada orangnya, dan terlihat juga, tepatnya di dekat lampu merah perempatan SMA 1 seorang ibu-ibu memakai helm mendorong kursi roda orang tersebut. Saya langsung turun dari mobil dan mengatakan agar saya yang mengantar bapak ini (warga difabel). Saya kasihan dengan bapak ini karena tidak ada yang menjemput, serta akan sangat berat mendorong kursi roda dalam kondisi arus yang deras. Di sisi lain karena arus banjir cukup deras, nanti motor ibu yang mengenakan celana panjang piama dan tanpa alas kaki itu bisa mogok," paparnya.

Dengan niat membantu yang besar, Udayani mendorong kursi roda warga difabel itu mulai dari depan Kantor Samsat hingga sampai di 1 state di perempatan pasar kidul.

"Saya akhirnya menggantikan ibu itu untuk mendorong kursi roda hingga sampai di 1 state di perempatan pasar Kidul, dan setelah menggantikan ibu itu ya udah nggak kepikiran apapun, hanya kepikiran untuk membantu bapak ini," jelas dia.

Wanita asal Denpasar ini mengungkapkan, saat melihat bapak-bapak dengan kursi roda tersebut, dirinya teringat dengan bapaknya yang juga sedang sakit.

"Saya jika melihat yang seperti itu sedih mas, ingat bapak saya yang juga sedang sakit, ditambah waktu saya menolong bapak ini, saya lihat kakinya sampai ditutup dengan kantong plastik agar sepatunya tidak basah," ujarnya dengan nada lirih.

"Siapapun yang melihat hal tersebut, saya yakin tidak ada yang tega dan dengan refleks pasti akan timbul niat untuk membantu," lanjut Kasat Lantas berumur 30 tahun ini.

Selain itu, Udayani juga memberikan imbauan kepada pengendara agar berhati-hati mengingat debit air yang besar serta sampah dan koral yang hanyut, dapat menyebabkan pengendara motor tergelincir. (Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury)

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved