Lukisan Lawang Sewu Hadir di Tengah Jalan Puspowarno Tengah Raya

Melewati Jalan Puspowarno Tengah Raya di wilayah RW 06, Kelurahan Salaman Mloyo, Semarang Barat, pengendara bakal menginjak lukisan berukuran besar

Lukisan Lawang Sewu Hadir di Tengah Jalan Puspowarno Tengah Raya
TRIBUNJATENG/BAKTI BUWONO
Warga RW 6, kelurahan Salaman Mloyo, kecamatan Semarang Barat membuat lukisan ikon Kota Semarang di tengah Jalan Puspowarno Tengah Raya 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Melewati Jalan Puspowarno Tengah Raya di wilayah RW 06, Kelurahan Salaman Mloyo, Semarang Barat, para pengendara bakal menginjak sejumlah lukisan berukuran besar. Lukisan itu meliputi Lawang Sewu, Tugu Muda, dan Warak Ngendog.

Saat Tribun Jateng melewati jalan itu, beberapa pengendara tampak menyempatkan berhenti sebentar melihat lukisan di jalan penghubung antara Jalan Pamularsih dan Jalan Jenderal Sudirman itu.

"(Adanya lukisan-Red) Tiga ikon Semarang ini hasil iuran swadaya masyarakat RW 6, dalam rangka menyambut program kampung tematik," kata Musyono, ketua RW 06, Salaman Mloyo, Semarang Barat, kepada Tribun Jateng, Senin (13/3).

Pihaknya sengaja meminta bantuan tiga pelukis asal Kendal untuk mewujudkan ide warga itu. "seorang pelukisnya kebetulan dapat (menikah dengan-Red) orang sini, sekalian saja kami minta bantuan," ucapnya, lalu tertawa.

Musyono menuturkan, proses pembuatan lukisan jalan itu membutuhkan waktu sehari penuh. Sejak Minggu (12/3) pagi, warga sudah menutup Jalan Puspowarno Tengah Raya hingga lukisan selesai.

Menurut dia, gambar itu sebagai bentuk perkenalan identitas RW 06 kepada masyarakat. Ia juga berharap Pemkot Semarang melirik lingkungan RW-nya menjadi bagian dari kampung tematik.

"Kami (warga-Red) sudah punya konsep bernama Kampung Tematik Bank Sampah Kresek. Sejak dulu bank sampah kami sangat aktif dikelola ibu-ibu PKK," ucapnya.

Abu Rizal, pelukis gambar Lawangsewu menuturkan, tidak butuh waktu lama baginya untuk melukis. Ia hanya butuh waktu sehari untuk menggambar sketsa hingga mengecat.

Anggota Kendal Sketcher itu berharap lukisannya bisa memperindah kampung pujaan hatinya. "Semoga bisa jadi kampung tematik juga nantinya," ucapnya. (tribunjateng/Bakti Buwono)

Penulis: bakti buwono budiasto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved