Breaking News:

Pergerakan Tanah di Banjarnegara Meluas, 15 Hektar Lahan Warga Dan Bengkok Desa Ambles

Beberapa waktu lalu, warga desa digegerkan dengan peristiwa longsor di lahan pertanian warga, dusun Sikenong desa Bantar.

Penulis: khoirul muzaki
Editor: galih pujo asmoro
Tribun Jateng/Khoirul Muzaki
Warga berdiri di permukaan tanah yang masih utuh. Di hadapannya, tanah ambles dengan kedalaman curam. Sekitar 15 hektar lahan pertanian warga desa Bantar kecamatan Wanayasa Banjarnegara terkena longsor. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Pergerakan tanah di wilayah Kecamatan Wanayasa Kabupaten Banjarnegara kian meluas.

Selain menimpa desa Suwidak, pergerakan tanah juga terjadi di desa sebelahnya, Desa Bantar, Wanayasa.

Beberapa waktu lalu, warga desa digegerkan dengan peristiwa longsor di lahan pertanian warga, dusun Sikenong desa Bantar.

Sekitar 15 hektar lahan produktif yang terdiri dari bengkok desa dan perkebunan warga ambles dengan kedalaman antara 5 hingga 10 meter.

"Sebelum itu, tanah sudah ambles sekitar 1,5 meter. Tapi saat itu petani masih beraktivitas," katanya, Selasa (14/3/2017).

Akibat bencana itu, sekitar 3000 pohon salak siap panen rusak.

Tanaman buah itu porakporanda dan tercerabut akarnya.

Longsor juga merusak pepohonan albasia siap tebang yang ditanam warga.

Pohon-pohon itu bertumbangan dan bergeser dari tempat semula karena terseret longsor.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved