Petani Bisa Ajukan Kredit ke Bank Jateng Melalui Aplikasi Prosalam

Bank Jateng telah meluncurkan program berupa aplikasi pembiayaan pertanian organik, selaras, amanah dan alami (Prosalam) di Magelang, akhir pekan lalu

Petani Bisa Ajukan Kredit ke Bank Jateng Melalui Aplikasi Prosalam
m zaenal arifin
Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno, menandatangani MoU pengembangan aplikasi Petani Jateng menjadi Aplikasi Prosalam dengan PT Tiga Pilar Sejahtera dan PT Citra Jaya Lestari disaksikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Alun-Alun Kota Magelang, akhir pekan lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bank Jateng telah meluncurkan program berupa aplikasi pembiayaan pertanian organik, selaras, amanah dan alami (Prosalam) di Magelang, akhir pekan lalu.

Peluncuran program itu ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan PT Tiga Pilar Sejahtera. Serta MoU dengan PT Citra Jaya Lestari tentang pengembangan aplikasi Petani Jateng dan Mitra Jateng.

Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno mengatakan, digandengnya pihak ketiga dalam pengembangan aplikasi Petani Jateng tersebut agar mempermudah akses petani dalam mencari permodalan maupun memasarkan produksi pertanian.

"Mereka (pihak ketiga--red) itu nanti yang akan membeli hasil panen dari petani. Jadi tidak perlu bingung memasarkan hasil panennya," kata Supriyatno, Selasa (14/3/2017).

Pada aplikasi petani jateng tersebut, dilengkapi fungsi marketplace. Sehingga, petani yang sudah terdaftar bisa memasarkan hasil panen melalui aplikasi tersebut. Kemudian hasil panen dibeli oleh pihak ketiga yang sudah bekerjasama.

Petani yang dimaksud, lanjut Supriyatno, adalah petani yang menjadi binaan dari Bank Jateng. Diantaranya adalah petani yang mengambil pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) maupun kredit mitra jateng (KMJ) 25.

Supriyatno memaparkan, Bank Jateng memproyeksikan ada pertumbuhan penyaluran kredit pada 2017 ini sebesar 41,48 persen dibanding 2016 lalu atau sebesar Rp 10,573 miliar pada 2017 ini kepada pelaku UMKM.

"Adapun penyaluran kredit di sektor mikro, proyeksi di 2017 adalah sebesar 1,082 miliar atau tumbuh 47,75 persen dibanding 2016," paparnya.

Direktur Operasional dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Hanawijaya menjelaskan, aplikasi Prosalam adalah perluasan atau pengembangan dari aplikasi Petani Jateng yang sudah dilaunching oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, beberapa waktu lalu.

Dimana perluasan yang dimaksud, petani di Jawa Tengah kini bisa memanfaatkan fasilitas pembiayaan atau kredit dari Bank Jateng berbasis syariah.

"Kita perluas dengan permohonan pembiayaan berbasis syariah. Petani cukup menggunakan android untuk menginput permohonan pembiayaan yang diinginkan," jelas Hanawijaya.

Dengan aplikasi Prosalam ini, diharapkan semakin mempermudah akses bagi para petani. Baik itu untuk permohonan pembiayaan maupun untuk pemasaran produksi pertanian. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved