Ini Bedanya Ujian SIM Bagi Orang Normal dan Penyandang Difabel

Kegiatan yang diselenggarakan di Mapolres Semarang ini bertitel Motivasi Keselamatan Komunitas Penyandang Cacat (Mata Kaca).

Ini Bedanya Ujian SIM Bagi Orang Normal dan Penyandang Difabel
Tribun Jateng/Suharno
Seorang warga difabel asal Kabupaten Semarang menjalani ujian praktik surat izin mengemudi (SIM) D di halaman Mapolres Semarang, Rabu (15/3/2017). Polres Semarang menggelar ujian praktik SIM D dalam rangka Motivasi Keselamatan Penyandang Cacat (Mata Kaca). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kapolres Semarang, AKBP Thirdy Hadmiarso mengatakan kegiatan ujian praktik surat izin mengemudi (SIM) D bagi warga difabel, Rabu (15/3/2017), dalam rangka memeriahkan HUT ke 496 Kabupaten Semarang.

Kegiatan yang diselenggarakan di Mapolres Semarang ini bertitel Motivasi Keselamatan Komunitas Penyandang Cacat (Mata Kaca).

"Semua warga memiliki hak mengendarai kendaraan bermotor dan mendapat jaminan keselamatan berlalu-lintas yang sama, sehingga para warga penyandang difabel juga berhak mendapatkan SIM yakni SIM D," ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan warga difabel di Kabupaten Semarang ini mengikuti ujian SIM yang sama dengan warga normal.

"Ujiannya sama ada ujian teori dan ujian praktik. Hanya saja fasilitasnya yang berbeda yakni kendaraan roda tiga serta jarak lintasan yang lebih lebar," sambungnya.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Semarang, AKP Dwi Nugroho mengatakan jika jarak lintasan bagi penyandang difabel diperlebar setengah hingga satu meter dibanding untuk lintasan orang normal.

"Misalnya untuk lintasan zig-zag bagi orang normal selebar tiga meter, tetapi untuk penyandang difabel, jarak lintasannya menjadi 3,5 meter. Begitu juga dengan lintasan angka delapan yang jaraknya untuk orang normal tiga meter bagi warga difabel menjadi empat meter," ungkapnya.

Saat ujian SIM D bagi warga difabel dilaksanakan, Kasatlantas mengatakan mayoritas penyandang difabel mampu mengendarai kendaraannya secara baik saat melewati lintasan. (*)

Penulis: suharno
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved