Penderita HIV/AIDS di Ngawi Tewas Bunuh Diri

Ia menaruh sarapan tersebut di depan pintu kamar korban karena mengira korban masih tidur.

Nova
Ilustrasi gantung diri 

TRIBUNJATENG.COM, NGAWI - Seorang penderita HIV/AIDS berinisial ST (60), warga Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. 

"Korban mempunyai riwayat HIV /AIDS yang sudah lama dan tidak kunjung sembuh. Jasad korban pertama kali ditemukan saudaranya bernama Wonten saat hendak memberi makan siang," ujar Kasubag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyo Martono, Rabu (15/3/2017).

Eko mengatakan, penemuan mayat bermula saat Wonten mengirimkan saparan untuk ST.

Ia menaruh sarapan tersebut di depan pintu kamar korban karena mengira korban masih tidur.

Siang harinya, Wonten mengirim makan siang ke kamar korban.

Namun sesampainya di depan kamar, Wonten melihat makanan yang disediakan sarapan masih utuh dan pintu masih tertutup.

"Karena curiga akhirnya Wonten membuka (pintu kamar) dan mendapati korban sudah meninggal dunia gantung diri di atap kamar. Wonten lalu memberitahukan warga dan melaporkan ke Polsek Mantingan," kata Eko.

Hasil pemeriksaan dokter puskesmas setempat, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh.

Keluarga pun sudah menerima kejadian itu sebagai musibah.

"Setelah divisum jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," tutupnya. (KOMPAS.com/Muhlis Al Alawi)

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved