Komunitas Perajut Semarang Dirikan Koperasi Konsumen Semut Mandiri Sukses

Komunitas Perajut Semarang Dirikan Koperasi Konsumen Semut Mandiri Sukses. Peresmian koperasi digelar di Balai Kelurahan Gemah, Pedurungan

Penulis: m zaenal arifin | Editor: iswidodo
tribunjateng/m zainal arifin
Ketua Koperasi Konsumen Semut Mandiri Sukses memotong tumpeng peresmian pembentukan koperasi disaksikan Kasi Kelembagaan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang, Nur Hani, dan pengurus lainnya di Balai Kelurahan Gemah, Pedurungan, Semarang, Jumat (17/3/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komunitas Semarang Rajut Mandiri dan Sukses (Semut Mas) resmi mendirikan koperasi dengan nama Konsumen Semut Mandiri Sukses. Peresmian koperasi digelar di Balai Kelurahan Gemah, Pedurungan, Semarang, Jumat (17/3/2017).

Selain pembentukan koperasi, pada acara tersebut juga dikukuhkan pengurus resmi koperasi yang bersekretariat di Jalan Woltermonginsidi, Gang Pace No. 3 ini dengan ketua koperasi yaitu Anna Kurniawati dan sekretaris Dwi Rini S.

"Kami ingin memfasilitasi dan mengakomodasi anggota komunitas perajut di Semarang dengan membentuk koperasi ini," kata Anna Kurniawati.

Fasilitas yang dimaksud yakni selama ini beberapa anggota komunitas mengalami kendala mendapatkan bahan baku untuk membuat kerajinan atau produk tangan (handmade) rajutan. Beberapa lainnya juga terkendala dalam hal pemasaran produk rajutan yang sudah jadi.

"Berawal dari itu, melalui koperasi ini akan kami sediakan kebutuhan bahan baku baik untuk anggota maupun non-anggota. Sedangkan untuk pemasaran produk jadi, koperasi hanya akan memfasilitasi anggota saja," jelasnya.

Ia menuturkan, saat ini koperasi memang belum memiliki kantor. Meski demikian, telah terdaftar 75 orang yang sudah menjadi anggota koperasi. Ia optimis koperasi yang dibangun dari kebersamaan komunitas perajut ini akan mampu berkembang dan bersaing dengan koperasi lain.

"Saat ini cakupan koperasi baru Kota Semarang. Ke depan semoga semakin besar dan bisa menjangkau daerah lain di Jawa Tengah," harapnya.

Sekretaris koperasi, Dwi Rini S menambahkan, program ekspansi awal pada 2017 ini, koperasi ditargetkan bisa menggaet 100 orang anggota. Yang mana untuk bergabung, harus memenuhi syarat pokok yaitu perajut dan berdomisili di Semarang.

Kemudian, calon anggota diwajibkan membayar simpanan pokok Rp 100 ribu dan simpanan wajib Rp 10 ribu per bulan.

"Ada kesempatan bagi anggota untuk investasi di koperasi ini dalam bentuk simpanan wajib penyertaan sebagai modal awal. Besarnya nominal bebas," tambahnya.

Keuntungan dengan bergabung di koperasi ini, kata Rini, selain mudah mendapatkan bahan baku rajutan dan pemasaran produk, anggota juga akan mendapatkan pendampingan dan pelatihan. Sehingga, produk yang dihasilkan semakin berkualitas.

"Koperasi fokus ke anggota dulu, belum memikirkan mengenai produk lain seperti penyaluran pembiayaan ke anggota. Karena kami masih mulai dari awal," tandasnya.

Kasi Kelembagaan Dinas Koperasi dan UMKM Kota semarang, Nur Hani mengapresiasi pembentukan Koperasi Konsumen Semut Mandiri Sukses ini. Ia meminta kepada pengurus agar segera mengurus perizinan pendirian koperasi sehingga menjadi legal.

"Koperasi ini diharapkan bisa mensejahterakan anggota. Jadi jangan sampai hanya bertahan 2-3 tahun saja. Kalau bisa cakupan wilayahnya berkembang menjadi tingkat Provinsi Jawa Tengah. Untuk itu, segera diurus perizinannya," pesannya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved