Komunitas Do Something Indonesia Mengkampanyekan Anti-Diskriminasi

Kampanye offline day out yang dilakukan oleh komunitas ini diikuti oleh sekira 55 volunteer dari berbagai komunitas sosial dan budaya yang ada di Kota

Penulis: faisal affan | Editor: Catur waskito Edy
Faisal Affan
Kampanye 'Kita Indonesia' Dari Komunitas Do Something Indonesia 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Memperingati hari diskriminasi yang jatuh pada tanggal 21 Maret nanti, komunitas Do Something Indonesia mengadakan long march yang bertajuk 'Kita Indonesia'.

Long march yang dilaksanakan di car free day jalan Pahlawan Semarang pagi kemarin (19/03), bertujuan untuk mengkampanyekan agar anak muda bisa peduli dan tidak melakukan diskriminasi dalam menanggapi isu-isu sosial.

Kampanye offline day out yang dilakukan oleh komunitas ini diikuti oleh sekira 55 volunteer dari berbagai komunitas sosial dan budaya yang ada di Kota Semarang.

Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB Foundation) adalah yang menaungi Do Something Indonesia. Merupakan gerakan sosial mendunia yang ditujukan bagi anak muda, untuk merespon permasalahan sosial melalui platform digital, yang dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun.

"Do Something berawal dari New York, dan bergabung dengan NGOs (Non-Governmental Organizations) dalam berkampanye secara internasional. Do Something di Asia, dilahirkan pertama kali di Indonesia," jelas Julyanti Purnamasari (23), selaku ambassador Do Something Indonesia di Semarang.

Sasaran kampanye yang dilakukan Do Something Indonesia yakni, anak muda dengan rentang usia 16 - 25 tahun. Komunitas ini, memiliki delapan fokus kampanye sosial.

"Kami menyebutnya dengan cluster, di antaranya, pendidikan, kesehatan, lingkungan, bencana, fauna, kemiskinan, diskriminasi, dan bullying. jelas July. Selain kampanye secara offline, komunitas Do Something Indonesia juga melakukan secara online.

"Untuk kampanye online, dilakukan dengan mengikuti tantangan foto Group Hug bersama dengan teman-teman yang memiliki latar belakang berbeda baik etnis, suku, maupun agama," bebernya.

July menambahkan, setelah melakukan foto, mereka diajak untuk mengunggah foto tersebut ke website (dosomethingindonesia.org) dan juga media sosial (Facebook & Instagram), dengan tagar #KitaIndonesia dimulai sejak 1 Maret 2017 di seluruh Indonesia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved