Breaking News:

Kunjungilah Desa Bejalen di Ambarawa Dekat Benteng Pendem, Pasti Terpesona, Ini Videonya

Kunjungilah Desa Bejalen di Ambarawa Dekat Benteng Pendem, Pasti Temukan Hal Berbeda, Ini Videonya

Penulis: suharno | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/SUHARNO
Kunjungilah Desa Bejalen di Ambarawa Dekat Benteng Pendem, Pasti Temukan Hal Berbeda, Kabupaten Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Berkunjunglah ke Desa Bejalen di kecamatan Ambarawa Kabupaten Semarang. Anda akan temukan hal berbeda. Di pinggiran Kali Panjang Bejalen tampak asyik penuh warna warni dan tentu saja cocok untuk selfie muda mudi.

Selasa (21/3/2017) Tribunjateng.com mengunjungi Kali Panjang tampak tembok rumah warga yang terletak di sepanjang sungai, dicat warna warni.

Tembok-tembok rumah warga Bejalen ini memang sangat menarik untuk diabadikan lantaran dicat beraneka warna serta diberi gambar-gambar enak dipandang.

Tidak hanya tembok rumah warga saja, tetapi juga jembatan dan talud di Kali Panjang juga dicat warna-warni.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Bejalen mengatakan tembok-tembok warga di sekitar Kali Panjang dicat berwarna-warni dan diberi beraneka gambar baru enam hari ini.

Hal tersebut dilakukan warga untuk lebih memberikan variasi tempat wisata di Kecamatan Ambarawa serta mengangkat nama desa.

WARNA-WARNI - Jembatan Kali Panjang serta sejumlah rumah warga di Desa Bejalen, Ambarawa, Kabupaten Semarang dicat beraneka gambar berwarna-warni. Desa yang letaknya di seberang Benteng Willem I atau yang dikenal dengan nama Benteng Pendem ini kemudian ramai dikunjungi warga untuk berselfie, Selasa (21/3/2017).
WARNA-WARNI - Jembatan Kali Panjang serta sejumlah rumah warga di Desa Bejalen, Ambarawa, Kabupaten Semarang dicat beraneka gambar berwarna-warni. Desa yang letaknya di seberang Benteng Willem I atau yang dikenal dengan nama Benteng Pendem ini kemudian ramai dikunjungi warga untuk berselfie, Selasa (21/3/2017). (Tribun Jateng/Suharno)

"Ambarawa kan memiliki banyak potensi tempat wisata. Lalu, kami juga ingin mengangkat nama Desa Bejalen. Kemudian, kami melakukan maping (pemetean, Red), apa yang bisa diangkat dari Bejalen ini," ujar Anjar.

Meski tidak memiliki tempat wisata alam, Anjar mengatakan dengan menata kawasan di Kali Panjang, warga berharap dapat dijadikan tempat wisata perkampungan.

"Baru enam hari ini kami kerjakan dan belum dibuka secara resmi. Beberapa hari lalu, ada sekitar 100 orang yang datang kemudian memotrer Desa Bejalen yang sudah dicat dan menjadi viral di media sosial. Akhirnya dua hari terakhir ini ada 300-an orang yang datang," sambungnya.

Desa Bejalen ini terletak dekat dengan Jalan Lingkar Ambarawa atau tepat di seberang Benteng Fort Willem I atau lebih dikenal dengan nama Benteng Pendem. (Tribun Jateng/Suharno)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved