Ratusan Pelayat Padati Rumah Patmi di Pati hingga Membeludak, Ini Videonya

Rumah duka Patmi di Desa Larangan RT 03 RW 01, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati Jateng dipadati pelayat, Selasa (21/3) malam.

Penulis: yayan isro roziki | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/YAYAN
Rumah duka Patmi di Desa Larangan RT 03 RW 01, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati Jateng dipadati pelayat, Selasa (21/3) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Rumah duka Patmi di Desa Larangan RT 03 RW 01, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati Jateng dipadati pelayat, Selasa (21/3) malam.

Lantunan kalimat Laailaaha illallah berulang-ulang menggema begitu jenazah Patmi tiba di rumah duka. Ratusan pelayat yang tadinya duduk di halaman pun berdiri menyambutnya.

Jenazah dalam peti lantas digotong ke dalam rumah. Suasana di dalam rumah juga padat pelayat, malam itu.

Rumah duka Patmi di Desa Larangan RT 03 RW 01, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati Jateng dipadati pelayat, Selasa (21/3) malam.
Rumah duka Patmi di Desa Larangan RT 03 RW 01, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati Jateng dipadati pelayat, Selasa (21/3) malam. (TRIBUNJATENG/YAYAN)

Rumah itu merupakan kediaman Patmi (48), aktivis penolak pabrik semen yang meninggal ketika turut dalam aksi mengecor kaki (kaki dicor semen) di depan Istana Presiden, Jakarta, Selasa dini hari.

Sedianya, Patmi akan pulang ke Pati, Selasa kemarin, bersama para aktivis lain. Namun, Tuhan berkehendak lain, Patmi meninggal dunia dalam perjalanan dari YLBHI Jakarta ke RS St Carolous, Salemba. Patmi dilarikan ke rumah sakit, setelah sebelumnya pingsan, seusai mandi pada sekitar pukul 02.30 dini hari.

Rumah duka Patmi di Desa Larangan RT 03 RW 01, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati Jateng dipadati pelayat, Selasa (21/3) malam.
Rumah duka Patmi di Desa Larangan RT 03 RW 01, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati Jateng dipadati pelayat, Selasa (21/3) malam. (tribunjateng/yayan isro roziki)

"Sesampainya di rumah sakit, Bu Patmi dinyatakan meninggal dunia, diduga karena serangan jantung mendadak," kata aktivis YLBHI Jakarta, Muhammad Isnur, yang selama ini turut mendampingi para aktivis selama menggelar aksi.

Anak sulung Patmi, Sri Utami mengatakan, dia menerima kabar ibunya meninggal pada Selasa pagi. Ia pun merasa kaget dan syok. Sebab, saat berangkat ke Jakarta, pada Rabu (15/3) lalu, Patmi dalam kondisi sehat. Terlebih, selama ini Patmi tak punya riwayat sakit jantung.

Rumah duka Patmi di Desa Larangan RT 03 RW 01, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati Jateng dipadati pelayat, Selasa (21/3) malam.
Rumah duka Patmi di Desa Larangan RT 03 RW 01, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati Jateng dipadati pelayat, Selasa (21/3) malam. (TRIBUNJATENG/YAYAN)

"Ya kaget, selama ini di rumah sehat, tak pernah punya riwayat sakit jantung. Namun, bagaimana pun kami sekeluarga sudah ikhlas," ucapnya.

Kendati sangat bersedih, menurut Utami, ia dan keluarga mengaku bangga. Sebab, Patmi meninggal dalam perjuangan, demi melestarikan alam, guna generasi mendatang. "Ibu gugur dalam perjuangan, kami bangga," ujar dia, sembari menyeka air mata. (tribunjateng/yayan isro roziki)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved