UNIK, Pinjam Buku di Perpustakaan Desa Kalisidi Ini Bayar Pakai Sampah, Begini Video Kondisi Terkini

Untuk meminjam buku di perpustakaan desa Kalisidi ini pengunjung harus menyerahkan sampah plastik. Minimal dua sampah per buku.

UNIK, Pinjam Buku di Perpustakaan Desa Kalisidi Ini Bayar Pakai Sampah, Begini Video Kondisi Terkini
TRIBUNJATENG/SUHARNO
Untuk meminjam buku di perpustakaan desa Kalisidi ini pengunjung harus menyerahkan sampah plastik. Minimal dua sampah per buku. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Ada hal unik di Perpustakaan Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Untuk meminjam buku di perpustakaan desa itu, pengunjung harus menyerahkan sampah plastik. Minimal dua sampah per buku.

"Kami menamakan perpustakaan Desa Kalisidi ini menjadi Perpustakaan Sampah Mutiara. Jadi warga yang ingin meminjam buku di sini wajib memberikan sampahnya minimal dua sampah per buku," ujar Koordinator Perpustakaan Mutiara yang juga istri dari Kepala Desa Kalisidi, Farah Awwalia Cendana, Jumat (24/3/2017).

Untuk meminjam buku di perpustakaan desa Kalisidi ini pengunjung harus menyerahkan sampah plastik. Minimal dua sampah per buku.
Untuk meminjam buku di perpustakaan desa Kalisidi ini pengunjung harus menyerahkan sampah plastik. Minimal dua sampah per buku. (TRIBUNJATENG/SUHARNO)

Perpustakaan sampah di desa Kalisidi ini letaknya sekitar empat kilometer dari Kantor Bupati Semarang. Sejak didirikan 2009 hingga kini makin banyak pengunjung. Dan tentu saja koleksi buku juga bertambah, seiring adanya tambahan bantuan buku dari Pemerintah Provinsi.

Pelajar di sekitar lokasi itu juga makin sering kunjungi perpustakaan sambil antar sampah. Tiap pengunjung yang akan masuk ke Perpustakaan Kalisidi ini wajib menyerahkan sampah. Para pelajar meminjam buku tanpa membayar uang sepeser pun.

Untuk meminjam buku di perpustakaan desa Kalisidi ini pengunjung harus menyerahkan sampah plastik. Minimal dua sampah per buku.
Untuk meminjam buku di perpustakaan desa Kalisidi ini pengunjung harus menyerahkan sampah plastik. Minimal dua sampah per buku. (TRIBUNJATENG/SUHARNO)

"Cukup dua jenis sampah plastik untuk meminjam satu buku. Kalau terlambat mengembalikan biasanya anak-anak wajib memberikan dua sampah plastik tambahan," ujar Farah menjelaskan proses peminjaman di perpustakaan yang buka setiap hari Senin, Rabu dan Jumat mulai jam 14.00 WIB hingga 15.30 WIB.

Uang hasil dari menjual sampah ini, dibelikan mainan yang mengedukasi. Jadi, anak yang sering meminjam buku di perpustakaan akan diberi hadiah mainan tersebut. (tribunjateng/suharno)

Penulis: suharno
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved