Breaking News:

Warga Sumbersari Resah Ada SMS Ancaman Beredar di Medsos

Masyarakat Sumbersari Kendal diresahkan dengan sms ancaman yang kini tengah menjadi viral di media sosial.

tribunjateng/ist
Warga Sumbersari Kendal resah adanya SMS ancaman beredar di media sosial 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini suciatiningrum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL- Masyarakat Sumbersari Kendal diresahkan dengan sms ancaman yang kini tengah menjadi viral di media sosial. SMS itu muncul diduga setelah adanya demo yang dilakukan warga Sumbersari di halaman Kantor Bupati Kendal terkait dugaan korupsi oleh Kades Sumbersari beberapa waktu lalu.

AS seorang warga Sumbersari membenarkan adanya sms yang berisi ancaman tersebut, diduga ditujukan kepada sejumlah warga yang berdemo.

Puluhan warga Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal, berbondong-bondong mendatangi Kantor Bupati Kendal, Rabu (08/03/2017) siang.
Puluhan warga Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal, berbondong-bondong mendatangi Kantor Bupati Kendal, Rabu (08/03/2017) siang. (TRIBUNJATENG/DINI)

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kendal Yudi Hendarto menghimbau agar selama proses penyelidikan, masyarakat bisa menjaga atmosfer supaya senantiasa kondusif.

"Kita kan masih sedulur, jika tidak sedarah setidaknya masih satu tanah, satu desa jangan saling curiga saya miris mendengar sampai ada ancaman segala. Bila salah tetap akan kami proses. Jadi selama penyelidikan belum selesai jangan sampai hembus isu-isu yang meresahkan," kata Yudi Hendarto, Jumat, (24/03/2017)

Bupati Kendal Mirna Annisa mengungkapkan kasus tersebut sedang dilakukan penyidikan oleh inspektorat.

Apabila terbukti bersalah, akan dilakukan penindakan sesuai hukum dan ketentuan perundang-undangan

“Saat ini sedang dilakukan penyidikan oleh inspektorat. Bila terbukti bersalah maka yang bersangkutan dihadapkan dan diberi sangsi sesuai pada aturan dan ketentuan hukum yang ada,” ujarnya

Mirna juga menghimbau agar masyarakat menjaga lingkungan dengan kondusif. "Semua harus bisa menjaga lingkungan masing-masing, sebab pelayanan warga yang paling penting di tingkat bawah itu Pemerintah Desa," imbaunya. (*)

Penulis: dini
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved