PENTING: Batas Waktu Pelaporan SPT Diperpanjang, Ini Penjelasan Menteri Keuangan

Program tax amnesty akan berakhir pada 31 Maret 2017, bertepatan dengan batas akhir waktu pelaporan SPT.

PENTING: Batas Waktu Pelaporan SPT Diperpanjang, Ini Penjelasan Menteri Keuangan
KOMPAS.COM/IVAN SUPRIYATNA
Sri Mulyani Indrawati 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak memutuskan untuk memperpanjang batas waktu pelaporan Surat Pelaporan Tahunan (SPT) pajak penghasilan (PPh) pribadi.

Kementerian Keuangan beralasan ingin memberi waktu yang cukup bagi calon peserta program pengampunan pajak atau tax amnesty untuk melaporkan harta kekayaan mereka.

Seperti diketahui, program tax amnesty akan berakhir pada 31 Maret 2017, bertepatan dengan batas akhir waktu pelaporan SPT.

"Kami beri perpanjangan sampai 21 April (pelaporan SPT) agar mereka yang selesaikan tax amnesty masih punya waktu untuk selesaikan SPT 2016," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di kantor Wapres Jusuf Kalla, Rabu (29/3/2017).

Dengan perpanjangan batas waktu pelaporan, Sri Mulyani berharap para calon peserta tax amnesty dapat memanfaatkan hal itu semaksimal mungkin.

Dengan demikian, mereka juga dapat melaporkan SPT mereka setelah urusan terkait tax amnesty rampung.

"Tax amnesty kan untuk 2015 ke belakang. Itu kan kalau mereka anggap ada harta yang perlu disampaikan dan akan diikutkan tax amnesty. Biasanya mereka harus ikuti proses dan prosedur," ujar Sri Mulyani.

Hingga Selasa kemarin, wajib pajak yang sudah melaporkan SPT baru 7,2 juta wajib pajak.

Angka ini masih lebih rendah dibandingkan jumlah laporan SPT pada akhir Maret 2016 yang mampu mencapai 8,6 juta wajib pajak.

Diperkirakan, hingga akhir Maret 2017 nanti akan ada 2-3 juta wajib pajak yang akan melaporkan SPT. (kompas.com/daniprabowo)

Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved