Tuntut Gaji Yang Belum Dibayar Ratusan Karyawan PT Simoplas Lakukan Aksi Jalan Mundur
Ratusan Karyawan PT Simoplas lakukan aksi jalan mundur dari RRI Semarang menuju kantor Disnaker Kota Semarang
Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
Laporan wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto
TRIBUN JATENG.COM, SEMARANG - Ratusan Karyawan PT Simoplas lakukan aksi jalan mundur dari RRI Semarang menuju kantor Disnaker Kota Semarang di jalan Kimangunsarkoro nomor 21, Karangkidul, Semarang Tengah, Rabu (29/3/2017).
Aksi tersebut untuk menuntut hak para karyawan yang belum terbayar selama 10 bulan.
Sekitar 250 karyawan PT Simoplas berkumpul di pelataran gedung RRI jalan Ahmad Yani nomor 144, Karangkidul, Semarang Tengah.
Beberapa membawa bendera, sambil berjalan mundur para pekerja menyuarakan keluhan tentang gaji yang belum dibayar oleh perusahaan.
Ketua PUK SP KEP Simoplas Grup, Ahmad Zainudin dalam aksi tersebut mengatakan, 250 orang perwakilan pekerjaan mengikuti aksi tersebut.
"Ada tiga tuntutan yang akan kami ajukan, kariawan yang dirumahkan, bisa bekerja kembali, hutang gaji harus segera dilunasi sebelum bulan Juni, dan terakhir dana yang dijanjikan sebesar Rp 15 miliar segera dibagikan untuk mencicil hutang gaji para pekerja," terang Ahmad.
Ia menambahkan aksi jalan mundur tersebut, dimaksudkan sebagai simbol agar permasalahan hak karyawan tidak berhenti di tengah jalan.
"Penyelesaian persoalan ini jangan sampai berhenti, karena ratusan pekerja belum menerima hak mereka, menejemen PT Simoplas jangan sampai memposisikan diri mandeg di tengah jalan, ataupun mengalami kemunduran dalam penyelesaian permasalahan," pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ratusan-pekerja-berjalan-mundur-dari-rri-semarang-menuju-kantor-depnaker_20170329_114344.jpg)