Breaking News:

ASTAGA, Gadis Ini Rela Tak Diakui Anak oleh Orangtua agar Bisa Ikuti Pengajian Damiri

Tiga bulan lalu, Damiri pernah didatangi pemerintah desa dan Polsek Ajibarang yang meminta aktivitas pengajian di Rumah Jamingan itu dihentikan.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
Damiri saat diamankan di Polsek Ajibarang, Rabu (29/3/2017). 

Ia tetap menggelar pengajian di tempat sama.

Meski banyak yang menentang, pengajian itu justru semakin diminati.

Lambat laun, jumlah pengikut bertambah menjadi 21 orang.

Mereka menggelar pengajian secara tertutup.

Selain pengikut, tak ada warga yang mengetahui aktivitasnya di dalam rumah.

Puncak kemarahan warga terjadi belakangan.

Pemantiknya, seorang gadis berstatus pelajar SMK menjadi pengikut baru Damiri.

Sejak mengikuti pengajian tersebut, perilaku gadis itu berubah drastis.

Ia rela meninggalkan rumah, bahkan berani membangkang kepada orangtua.

Bahkan lebih memilih putus sekolah ketimbang meninggalkan pengajian tersebut.

"Orangtuanya khawatir karena dia sebentar lagi akan ujian nasional. Seharusnya dia belajar tapi tak mau menurut. Bahkan rela tidak diakui sebagai anak," papar Budi.

Amarah warga pun memuncak.

Mereka menggeruduk tempat pengajian itu pada Selasa malam (28/3/2017) lalu. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved