Tahun Ini, Pemkot Salatiga Rehabilitasi 360 Rumah Tidak Layak Huni

Pertengahan tahun ini, Pemkot Salatiga bakal merahabilitasi ratusan rumah tak layak huni yang tersebar di empat kecamatan.

Tahun Ini, Pemkot Salatiga Rehabilitasi 360 Rumah Tidak Layak Huni
Tribun Jateng/Deni Setiawan
Kabag Humas Setda Kota Salatiga, Sri Satuti

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Pertengahan tahun ini, Pemkot Salatiga bakal merahabilitasi ratusan rumah tak layak huni yang tersebar di empat kecamatan.

Demikian disampaikan Kabag Humas Setda Kota Salatiga Sri Satuti kepada Tribun Jateng, Kamis (30/3/2017) di ruang kerjanya.

Menurutnya, dari data yang dimilikinya, total ada sekitar 360 rumah tidak layak huni yang akan direhab.

“Ada dua sumber dana untuk kegiatan itu yakni melalui APBD Penetapan 2017 Kota Salatiga dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat," kata dia.

Dana yang digelontorkan dari APBD, lanjutnya, berjumlah Rp 3 miliar untuk perbaikan 200 rumah.

Untuk merehabilitasi satu rumah, dialokasikan dana sebesar Rp 15 juta.

Sedangkan melalui APBN 2017 Pemerintah Pusat (DAK), total anggaran yang diterima Pemkot Salatiga sebanyak Rp 2,4 miliar yang bisa dialokasikan untuk memperbaiki 160 rumah.

Sedangkan untuk rumah yang bakal diperbaiki, saat ini sedang dilakukan survey data rumah berkategori C di Salatiga.

Berdasarkan data yang dimiliki Pemkot, rumah tidak layak huni di Salatiga jumlahnya mencapai 2.028 unit.

"Karena ada keterbatasan anggaran, kegiatan itu tentunya akan dilaksanakan secara bertahap hingga ke depannya,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Salatiga juga sedang menggulirkan Program Rumah Sehat.

Sasarannya adalah pada rumah warga yang belum memenuhi persyaratan sebagai rumah sehat, aman dan nyaman.

“Contohnya adalah kategori bangunan tidak permanen, dinding maupun atapnya mudah rusak, lantai masih tanah, serta belum memiliki fasilitas jamban ataupun kamar mandi sendiri. Di tahun ini, direncanakan ada 46 rumah yang akan memperoleh bantuan melalui program khusus tersebut. Saat ini pun sedang dalam tahap survei,” jelasnya. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved