Panitia Temu Kebudayaan Rakyat Minta Polisi Usut Poster Hoax Bergambar Palu Arit
Panitia temu kebudayaan rakyat, Kelana Siwi mengungkapkan poster hoax yang diedit oknum tidak bertanggungjawab sangat meresahkan.
Penulis: dini | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini suciatiningrum
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Panitia temu Kebudayaan Rakyat Surokonto Wetan Pageruyung Kendal Jawa Tengah, meminta polisi mengusut tuntas pembuat poster hoax yang beredar di media sosial.
Panitia temu kebudayaan rakyat, Kelana Siwi mengungkapkan poster hoax yang diedit oknum tidak bertanggungjawab sangat meresahkan.
Pasalnya, poster yang beredar diedit dengan mencantumkan gambar palu arit, logo partai kemajuan, PRD serta syair lagu Genjer-genjer.
Tidak hanya itu, tercantum juga pelindung adalah Bupati Kendal, Kapolres Kendal, Dandim Kendal, Kajari Kendal, dan ketua MUI Kendal.
"Kami tidak pernah membuat poster jelang temu kebudaya yang berlangsung sejak 27-31 Maret, undangan hanya komunikasi grup sebab ini acara internal komunitas para seniman saja, " paparnya,
Panitia temu kebudayaan rakyat lain Hasan Bisri menjelaskan, ilustrasi poster tersebut sebenarnya merupakan poster workshop teater yang diadakan 16-17 Juli 2016 yang murni untuk pertunjukan seni yang tidak mengandung sara atau politik. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/poster-hoax-palu-arit_20170331_180932.jpg)