Breaking News:

Siswa SMA Tarnus Dibunuh

Berkas Pembunuh Siswa SMA Taruna akan Diserahkan ke Kejaksaan Besok Jumat

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, setelah rekonstruksi, pemeriksaan juga menghadirkan saksi ahli hukum pidana dari Undip Semarang.

tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, setelah rekonstruksi, pemeriksaan juga menghadirkan saksi ahli hukum pidana dari Undip Semarang. Berkas perkara tersebut akan diserahkan Jumat 7 April 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ada 64 adegan rekonstruksi kasus pembunuhan Krisna Wahyu Nur Ahmad (15), siswa kelas 10 SMA Taruna Nusantara, pada Senin (3/4/2017). Rekonstruksi tersebut juga melibatkan 13 siswa dan dua pamong, semua sebagai saksi.

SMA Taruna Nusantara
SMA Taruna Nusantara (twitter@BorobudurNews)

Reka ulang atau rekonstruksi kasus pembunuhan ini dilaksanakan di dua lokasi yaitu di Carrefour Artos Mall, Magelang, tempat tersangka AMR (16) membeli pisau, yang digunakan untuk membunuh korban. Dan lokasi kedua yaitu di kompleks SMA Taruna Nusantara, tempat korban meregang nyawa di tangan pelaku.

Baca: Pelaku Pembunuhan Siswa SMA Taruna Nusantara Terancam Hukuman 15 Tahun

Rekonstruksi di Artos Mall sekaligus dicocokkan dengan rekaman CCTV, saat tersangka membayar di kasir Kamis (30/3/2017) silam. Tersangka menjalani rekonstruksi lancar dan tampak tenang. Rekonstruksi juga dihadiri Polda Jawa Tengah, dan Polres Magelang.

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, setelah rekonstruksi, pemeriksaan juga menghadirkan saksi ahli hukum pidana dari Undip Semarang.

Baca: Inilah Sosok Krisna Wahyu, Siswa SMA Taruna Nusantara Yang Ditemukan Tewas di Kamarnya

"Kemudian juga memeriksa saksi-saksi lainnya. Selanjutnya koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum. Saat rekonstruksi, jaksa juga ikut. Agar proses penyerahan dokumen (pelimpahan berkas) tidak terlalu lama," kata Kapolda Jateng, Selasa (4/4/2017).

"Target kami, berkas akan diserahkan ke kejaksaan besok Jumat," tegasnya.

Dikatakannya, Polda juga telah melakukan pemeriksaan psikologis tersangka.

"Pemeriksaan dilakukan oleh tim psikologis Polda Jateng, Minggu (2/3/2017) setelah AMR ditetapkan sebagai tersangka. Selasa ini sudah selesai tes kejiwaan pelaku. Dan tersangka ditahan di Ruang Tahanan Anak dan Perempuan di Polres Kota Magelang," papar Irjen Condro Kirono saat menghadiri acara di Balai Diponegoro Kodam IV/Diponegoro, Selasa (4/4/2017).

Petugas melakukan olah TKP kasus pembunuhan siswa kelas X SMA Taruna Nusantara bernama Krisna Wahyu Nur Ahmad di baraknya di SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (31/3/2017).
Petugas melakukan olah TKP kasus pembunuhan siswa kelas X SMA Taruna Nusantara bernama Krisna Wahyu Nur Ahmad di baraknya di SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (31/3/2017). (Repro/Kompas TV)

Kapolda hadir di Makodam saat Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso memberikan pengarahan kepada jajaran TNI, Polri, dan Kanwil Kemenkumham tentang Sinergitas Pemberantasan Narkoba di Wilayah Jateng. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved