Polisi Tembak Mati Teroris
Dua Anak Muda Sewa Kos di Kendal Selama 12 Hari, Surip : Kalau Tahu Mereka Teroris . . .
Setelah mensterilkan lingkungan sekitar rumah kos. Pasukan Gegana mendobrak pintu kos karena terkunci
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dini suciatiningrum
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Setelah menggeledah rumah terduga teroris Irsyad alias Syeh (39), Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 anti teror dan Gegana Brimob Jawa Tengah, melanjutkan penggeladahan di sebuah rumah kos di Desa Montongsari RT 2 RW 2 Kecamatan Weleri, Senin (11/04/2017).
Setelah mensterilkan lingkungan sekitar rumah kos. Pasukan Gegana mendobrak pintu kos karena terkunci.
Penjagaan ketat di sekitar rumah kos dilakukan aparat kepolisian. Warga di sekitar rumah kos diminta mengungsi selama proses penggeledahaan.
Setelah hampir tiga puluh menit, pasukan Gegana tidak menemukan barang mencurigakan, sementara itu tim Inafis Polres Kendal hanya membawa sejumlah dokumen yang dibungkus plastik dari dalam kos.
Pemilik kos Suripto, mengatakan dua belas hari lalu, dua orang anak muda yang satu berasal dari Tersono, Kabupaten Batang menyewa kos.
RencananYa, dua orang tersebut akan menyewa kos selama satu bulan.
Menurut Surip, dua orang tersebut mengaku bekerja sebagai teknisi dan tukang reparasi laptop.
"Kalau tahu jadinya kayak gini ya gak saya izinin kos di sini, " ujar Surip.
Kapolres Kendal AKBP Firman Darmasyah menegaskan rumah kos milik Surip diduga pernah ditinggali terduga teroris Yudistira Rostriprayogi dan Endar Prasetyo yang ditembak di Tuban, Sabtu (08/04) lalu
"Kos tadi tidak ada barang yang diamankan karena keadaan kosong, untuk barang yang diamankan di rumah Irsyad masih menunggu perkembangan dan penyelidikan Densus 88 Mabes Polri, " jelas Firman.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tim-detasemen-khusus-densus-88-anti-teror_20170411_155155.jpg)