Proses Pembebasan Lahan Jalan Lingkar Utara Kudus Tunggu SK Bupati

Hasil taksiran akan menjadi patokan Pemkab Kudus sebagai harga tanah yang akan ditawarkan kepada pemilik.

Proses Pembebasan Lahan Jalan Lingkar Utara Kudus Tunggu SK Bupati
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Proses pembebasan lahan sepanjang sekitar 168 meter di ruas Jalan Lingkar Utara (Jalingkut) Kudus masih menunggu surat keputusan (SK) penetapan lokasi (Penlok) dari BupatiMusthofa.

"Sudah kami ajukan ke Bagian Hukum (Setda Kudus). SK Penlok diperlukan sebagai dasar hukum pelaksanaan (pembebasan lahan)," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus, Sam'ani Intakoris, Selasa (11/4/2017).

Sembari menunggu terbitnya SK Penlok, tim appraisal independen tetap melakukan tugasnya.

Hasil taksiran akan menjadi patokan Pemkab Kudus sebagai harga tanah yang akan ditawarkan kepada pemilik.

"Setelah hasil appraisal keluar, kami bernegosiasi dengan pemilik. Jika sampai tiga kali negosiasi tak ada titik temu, maka kami tempuh jalur konsinyasi," jelasnya.

Menurut dia, jalur konsinyasi tak bisa dilaksanakan atau ditempuh tanpa ada SK Penlok dari Bupati.

"Kalau tak ada titik temu, ya, konsinyasi. Uang pembebasan lahan dititipkan di pengadilan negeri karena pemerintah tak mungkin membayar harga melebihi hasil appraisal," tandasnya.

Penuntasan Jalingkut yang akan menghubungkan Mijen (Kecamatan Kaliwungu)-Peganjaran (Bae) masih terkendala pembebasan lahan milik warga sepanjang sekitar 168 meter.

Pemilik lahan enggan mengikuti mekanisme konsolidasi tanah perkotaan (KTP) sebagaimana pemilik tanah lainyang dilalui Jalingkut.

Melalui sistem KTP, warga secara sukarela menyerahkan (iur) sebagian tanahnya dengan sejumlah kompensasi.

Di antaranya sertifikasi tanah gratis, mendapat fasilitas jalan lingkungan, dan menjadikan lahan basah menjadi tanah kering. (*)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved