Kamis, 28 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

VIDEO Tim Gegana dan Polda Jateng Menyisir Rumah Irsyad Terduga Teroris di Rowosari

VIDEO Tim Gegana dan Polres Kendal Menyisir Rumah Irsyad Terduga Teroris di Randusari Kecamatan Rowosari, Selasa (11/04/2017)

Tayang:
Penulis: dini | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/DINI
Tim Gegana dan Polres Kendal Menyisir Rumah Irsyad Terduga Teroris di Randusari Kecamatan Rowosari, Selasa (11/04/2017) 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Tim gegana dari Polda Jateng bersama jajaran Polres Kendal menyisir rumah terduga teroris Irsyad alias Syeh (40) Warga dukuh Balong, Desa Randusari Rt 03/02, Kecamatan Rowosari, Selasa (11/04/2017)

Aparat kepolisian pun memasang lokasi garis polisi sejauh 100 meter dari rumah Irsyad. Tim Gegana dari Polda Jateng masuk dalam rumah Irsyad untuk mencari barang bukti.

Tim Gegana dan Polres Kendal Menyisir Rumah Irsyad Terduga Teroris di Randusari Kecamatan Rowosari, Selasa (11/04/2017)
Tim Gegana dan Polres Kendal Menyisir Rumah Irsyad Terduga Teroris di Randusari Kecamatan Rowosari, Selasa (11/04/2017) (TRIBUNJATENG/DINI)

Sebelumnya, seorang warga Kendal diciduk Densus 88 lantaran diduga terlibat dalam jaringan terorisme. Satu warga tersebut, yakni atas nama Irsyad alias Syeh (40) warga dukuh Balong, Desa Randusari Rt 03/02, Kecamatan Rowosari.

Kapolres Kendal AKBP Firman Darmansyah membenarkan ada penangkapan terduga teroris di Rowosari.

Tim Gegana dan Polres Kendal Menyisir Rumah Irsyad Terduga Teroris di Randusari Kecamatan Rowosari, Selasa (11/04/2017). Kapolres Kendal AKBP Firman Darmansyah berada di lokasi.
Tim Gegana dan Polres Kendal Menyisir Rumah Irsyad Terduga Teroris di Randusari Kecamatan Rowosari, Selasa (11/04/2017). Kapolres Kendal AKBP Firman Darmansyah berada di lokasi. (tribunjateng/dini suci)

"Memang benar penangkapan dilakukan oleh densus 88 Mabes Polri terhadap terduga teroris an Irsyad alias syeh, Polres Kendal hanya membackup," ujarnya.

Walau demikian, Firman menegaskan bahwa penangkapan tersebut tidak ada kaitan dengan pengiriman uang kepada ustad Lukman yang digunakan untuk pembelian logistik teroris Santoso di Poso seperti informasi yang diperoleh.

Dia pun juga tidak bisa memastikan apakah penangkapan Irsyad yang bekerja sebagai penjual air minum isi ulang terkait dengan jaringan teroris yang beberapa lalu di tembak di Tuban. (Tribun Jateng/Dini Suciatiningrum)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved