Bupati dan Wali Kota Diminta Secepatnya Keluarkan Instruksi tetang Germas

Setidaknya, akhir April ini Instruksi Kepala Daerah, baik gubernur maupun bupati/ walikota, sudah diterbitkan

Bupati dan Wali Kota Diminta Secepatnya Keluarkan Instruksi tetang Germas
tribunjateng/dok
SEKDA JATENG SRI PURYONO 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, meminta pada masing-masing kepala daerah kabupaten/kota di wilayah Jawa Tengah untuk secepatnya mengeluarkan instruksi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sri Puryono, mengatakan, instruksi kepala daerah itu harus secepatnya dikeluarkan sebagai lanjutan atau pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2017.

Di dalam Inpres, mengatur bahwa aparatur pemerintah wajib mengoordinasikan dengan pihak-pihak terkait agar Germas berjalan baik.

Setidaknya, akhir April ini Instruksi Kepala Daerah, baik gubernur maupun bupati/ walikota, sudah diterbitkan.

"Saya sudah meminta Pak Yuli (Kadinkes Jateng) beserta Asisten Kesra untuk segera menyusun Intruksi Gubernur yang disesuaikan dengan kepentingan daerah. Kabupaten/kota juga saya minta membuat. Saya batasi akhir April harus sudah selesai," tegasnya, Kamis (13/4/2017).

Selain mendesak pemerintah kabupaten dan kota secepatnya mengeluarkan instruksi, Puryono juga meminta pencanangan Germas di Jawa Tengah dilakukan secara serentak oleh pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten/kota agar gerakan tersebut lebih menggema di kalangan masyarakat.

"Agar Germas dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan target yang diinginkan perlu dukungan dari seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, dunia usaha, maupun perguruan tinggi," katanya.

Adapun pelaksanaan Germas pada 2017 ini, lanjut Puryono, memfokuskan pada tiga kegiatan, yakni meningkatkan aktivitas fisik, konsumsi sayur dan buah, serta deteksi dini penyakit tidak menular (PTM).

Ia meminta seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di jajarannya untuk menyiapkan gerakan makan buah dan sayur, khususnya produk lokal, serta lebih mengintensifkan gerakan berburu jentik nyamuk di lingkungan keluarga.

"Saya perintahkan kepada pemprov, tolong siapkan gerakan makan buah dan sayur, tapi buah dan sayurnya harus lokal agar dapat membantu petani lokal juga," ujarnya.

(*)

Penulis: m nur huda
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved