Tribun Community

Komunitas Programmer Semarang Berbagi Trik Bahasa Pemrograman

erawal dari berkumpulnya para penyuka aktivitas di bidang pemrograman, maka terbentuklah komunitas Programmer Semarang.

Penulis: faisal affan | Editor: Catur waskito Edy
Faisal Affan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Berawal dari berkumpulnya para penyuka aktivitas di bidang pemrograman, maka terbentuklah komunitas Programmer Semarang. Berbagai ilmu bahasa pemrograman diulas bersama. Tak jarang pula mereka mendapatkan proyek bisnis dari hobi mereka ini.

Kali pertama melakukan pertemuan pada 9 Oktober 2016, Trisna Novi Ashari (24) pun diberi amanat untuk memimpin komunitas itu. Trisna berharap komunitas ini bisa menjadi wadah bagi siapapun yang menyukai bahasa pemprograman.

"Berawal dari chat di grup Facebook, akhirnya kami teruskan ke grup Whatsapp, untuk mengadakan meet up (kopdar) di sebuah kafe di Semarang. Akhirnya kami sepakat dibuat sebagai sebuah komunitas yang terorganisasi," bebernya kepada Tribun Jateng, Jumat (14/4) pagi.

Setiap kali mengadakan kopdar, komunitas ini dihadiri lebih dari 30 anggota yang ikut serta. Sebelumnya, Trisna dan teman-teman satu komunitasnya mengadakan di sebuah kafe, namun akhir-akhir ini ia mendapatkan fasilitas tempat di PIP (Pusat Informasi Publik), di Balai Kota Semarang. Dengan berbagai fasilitas multimedia yang dibutuhkan, serta digratiskan oleh Pemkot Semarang.

"Kopdar yang kami lakukan yakni setiap dua minggu sekali. Setiap ada kopdar pasti tempat penuh, karena kopdar yang kami lakukan memiliki tujuan. Biasanya para anggota yang menemukan kesulitan di bidang pemprograman bisa saling sharing di saat kopdar. Bila tidak, jika ada anggota yang memiliki proyek, bisa juga membentuk tim untuk mengerjakannya," ungkapnya.

Trisna menambahkan, vendor-vendor terkadang juga mengikuti kopdar, untuk menemukan programmer yang cocok untuk direkrut dan dipekerjakan oleh vendor tersebut.

Belum genap satu tahun, komunitas Programmer Semarang sudah mengadakan kegiatan seminar gratis tentang 'Platform As Service'. Seminar yang dilakukan di Hotel Ungaran Cantik ini, dihadiri lebih dari 114 orang, yang datang dari Semarang dan sekitarnya. Serta diisi pembicara-pembicara di bidang

pemograman, dari Jakarta. Dari yang dikatakan Trisna, seminar ini bertujuan untuk bisa memanfaatkan Cloud Computing (gabungan pemanfaatan teknologi komputer 'komputasi' dan pengembangan berbasis internet 'awan') untuk dijadikan layanan website, maupun aplikasi yang berhubungan dengan bisnis dan pelayanan publik.

"Seminar itu merupakan kegiatan yang pernah kami lakukan, selain kopdar. Rencana ke depan, kami juga ingin membuat acara seminar lagi, dengan tema yang berbeda, karena saya melihat perkembangan para programmer Semarang dan sekitarnya semakin baik. Kami tidak membatasi siapapun untuk bergabung dengan komunitas kami. Anggota dari komunitas kami banyak yang berlatar belakang sebagai pekerja, dosen, dan mahasiswa," terang Trisna.

Komunitas Programmer Semarang, tidak hanya mengumpulkan beberapa orang yang memiliki kesukaan yang sama. Melainkan, mereka memiliki harapan anggota yang bergabung minimal bisa mendapatkan ilmu bahasa pemrograman yang tidak diajarkan di sekolah maupun di kampus. Sekaligus, apabila ada yang beruntung bisa direkrut untuk bekerja di sebuah perusahaan start up maupun yang lain.

"Itulah mengapa anggota yang mengikuti kopdar selalu banyak yang hadir, karena ilmunya lebih lengkap dan kompleks. Kami bisa saling memahami persoalan-persoalan pemograman yang ada di perusahaan untuk ditemukan solusinya bersama, dan apabila ada proyek, kami juga bisa mendapatkan benefit dari sana," paparnya. Trisna menambahkan, bagi yang ingin bergabung dengan komunitas Programmer Semarang bisa langsung masuk di grup Facebook Komunitas Pemrograman Semarang dan Sekitarnya. (afn)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved